Citizen Reporter

Semangat Istri Bupati Bangkalan Mengembangkan PAUD Dipuji

Perhatian istri Bupati Bangkalan terhadap pengembangan PAUD mendapat pujian dari warga di Kecamatan Blega, Bangkalan, Madura.

Semangat Istri Bupati Bangkalan Mengembangkan PAUD Dipuji
ist
Istri Bupati Bangkalan dalam rangkaian acara monitoring PAUD se-Kecamatan Blega 

Balai Desa Panjalinan, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, Senin (17/1/2019) mendadak riuh.

Keriuhan terjadi saat kedatangan istri Bupati Bangkalan dalam rangkaian acara monitoring PAUD se-Kecamatan Blega. Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00-15.30 itu dihadiri lebih dari 100 orang.

Acara semakin meriah saat Rumah Hidroponik yang dibuat mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura kelompok 20 diresmikan.

Meski cuaca sedikit mendung, acara itu terbilang lancar. Acara dibuka dengan nyanyian anak-anak PAUD Sakinah menyambut kedatangan para tamu.

Dengan balutan baju batik kuning dan tambahan kacamata, senyum Ketua Tim Penggerak PKK itu membayar penantian warga yang sudah berada di lokasi sejak satu jam sebelum acara dimulai.

Selanjutnya pembawa acara menyilakan Zainab, sapaan istri bupati, serta rombongan memotong pita sebagai simbol dibukanya rumah hidroponik dan taman bermain PAUD Sakinah yang diberi nama "Hatinya". S

ecara spontan, istri bupati berdiri di depan batu warna-warni berbentuk hati dan di belakangnya pohon-pohon dihias bola, meminta berfoto dengan seluruh hadirin.

Puas berfoto dengan jajaran pemerintah kecamatan dan desa di depan taman "Hatinya", acara dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai pentingnya pendidikan usia dini yang disampaikan oleh perwakilan Dinas Pendidikan Bangkalan sekaligus dibuka sesi tanya jawab.

Setelah acara utama selesai, istri bupati mengajak mahasiswa KKN 20 UTM berdiskusi mengenai kelanjutan penggarapan program kerja yang dapat membangun taman di PAUD Sakinah menjadi lebih baik. Ia memberi beberapa saran.

"Mungkin bola-bola bisa digantung lebih banyak dan di tengah-tengah bisa dimanfaatkan untuk ayunan dari ban," katanya.

Mendengar bahwa KKN tinggal seminggu lagi, bukannya mengendur, ia malah mengencangkan niatnya dan memberikan semangat lebih kepada mahasiswa untuk melakukan yang terbaik demi kemajuan PAUD Sakinah. Ia terlihat bersungguh-sungguh memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan, terutama PAUD.

Kunjungan singkat itu sungguh berkenan di hati mahasiswa. Seperti diungkap Rendi, Koordinator Desa KKN 20 UTM. "Beliau itu sosok ceria yang menceriakan. Tidak banyak orang bisa seperti itu," katanya.

Penulis : Alvin Nuha, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved