Citizen Reporter

Menggagas Cara Baru Mendorong Minat Baca Pada Anak

Bukan perkara mudah menumbuhkan rasa gemar membaca pada anak. Padahal, jika anak sejak dini dilatih gemar membaca, masa depan akan lebih baik

Menggagas Cara Baru Mendorong Minat Baca Pada Anak
ist
Perpustakaan Rumah Pelangi saat peresmian taman baca masyarakat (TBM) baru, Minggu (6/1/2019). 

Bukanlah perkara mudah menumbuhkan rasa gemar membaca pada anak. Padahal, jika anak sejak dini sudah dilatih untuk gemar membaca, mereka akan lebih mudah untuk menghadapi tantangan di masa depan. 

Namun, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuat suasana baru. 

Itu seperti yang digagas oleh Perpustakaan Rumah Pelangi. Perpustakaan terbaik kedua se-Jawa Timur itu baru saja meresmikan taman baca masyarakat (TBM) baru, Minggu (6/1/2019).

Peluncuran TBM dan kegiatan rutin Sambang Kampung itu dihadiri kurang lebih 20 orang tua dan anak.

Bertempat di Jalan Ruby 4 Pondok Permata Suci, Manyar, Kabupaten Gresik, acara berjalan lancar dan meriah.

Anak-anak yang hadir diajak beraktivitas. Mereka didorong untuk membaca buku, membuat keterampilan, membuat dan membaca puisi, serta memainkan permainan tradisional.

Antusias anak-anak dalam mengikuti kegiatan itu sangat besar. Selain belajar mereka juga bisa bermain dengan teman-temannya untuk mengisi hari libur.

Mereka terlihat senang saat disuruh bercerita maupun membaca puisi di depan teman-temannya. Itu sebagai proses pembentukan karakter dan bekal anak untuk menghadapi dunia luar ketika dewasa kelak. Karena tidak dapat dipungkiri, zaman modern seperti saat ini akan menyita banyak waktu mereka sibuk dengan teknologi.

"Sebenarnya TBM ini bekerja sama dengan karang taruna, tetapi mereka sudah tidak gerak lagi. Jadi, kami turun langsung ke RT/RW untuk edukasi literasi,” tutur Nency Septriyana, salah satu penggagas Perpustakaan Rumah Pelangi.

Perpustakaan Rumah Pelangi sudah banyak menyosialisasikan dan mengimbau untuk mendirikan TBM ke berbagai kampung di Kabupaten Gresik. Rumah Pelangi juga bersedia memberikan fasilitas berupa buku yang nantinya akan di drop out-rolling ke berbagai TBM agar kegiatan itu tetap berjalan dengan lancar. Itu karena salah satu penghambat kegiatan adalah jumlah dan jenis buku yang tidak berubah.

Menurut Nency, dengan adanya TBM, diharapkan anak-anak bisa sedikit lupa dengan kebiasaan bermain gadget dan mulai belajar bersosialisasi dengan teman atau tetangga. Dengan kegiatan ini pula diharapkan tumbuh kesadaran dari lapisan masyarakat untuk membangun TBM di lingkungannya. Program ini bisa menunjang anak untuk selalu gemar membaca, aktif, dan kreatif.

Selain itu, diharapkan juga pada orang tua untuk selalu mendukung dan mendorong anaknya suka membaca, menciptakan hal baru, serta bermain bersama teman -teman sebayanya di lingkungan rumah. Yuk, peduli literasi!

Penulis : Galuh Senjani YP
Siswa SMAN 1 Kebomas Gresik

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved