Citizen Reporter

Kulineran Nikmat Harga Merakyat di Warung Rahayu Sidoarjo

Bagi anda yang sedang ada di Sidoarjo dan ingin mencicipi makanan enak harga rakyat, sudah seharusnya mencoba di Warung Rahayu. Ini tempatnya...

Kulineran Nikmat Harga Merakyat di Warung Rahayu Sidoarjo
ist
Warung Rahayu di Kecamatan Candi, Sidoarjo. 

Bagi anda yang sedang ada di Sidoarjo dan ingin mencicipi makanan enak harga rakyat, sudah seharusnya mencoba di Warung Rahayu.

Lokasinya di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Patokan lokasinya: di sebelah kanan ada bengkel sepeda dan sebelah kiri ada warung mi ayam.

Tampilan Warung Rahayu ini tidak jauh berbeda dangan warung lainnya, hanya berupa bangunan tenda sederhana dengan spanduk kuning yang bertulis Warung Rahayu. Daftar menunya tertera. Dari luar tenda terdapat pula halaman parkir untuk roda dua.

Saat masuk, sebaiknya sudah memiliki keinginan akan menyantap apa. Bukankah daftar menu sudah ada di depan.

Segala penyetan disediakan dengan variasi lele, mujair goreng, bebek, ayam goreng, mujair panggang, tengiri, pe, telur ceplok, telor dadar, bandeng baik yang disajikan dengan sambal atau kecap pedas, dan kepala ayam serta kepala bebek. Di tempat itu, pengunjung bisa memesan tingkat pedas sambal.

Sambalnya ini yang istimewa. Diulek langsung ketika dipesan, pedasnya benar-benar dari cabai dan tidak ditambah merica untuk mendapatkan pedas level dewa. Mereka juga tidak menggunakan terasi karena tidak semua orang suka terasi.

Bukan hanya urusan sambal yang membuat orang kembali, mereka juga mencari sayur asem, lodeh, sop, pecel, dan nasi campur. Warung Rahayu juga sering mendapat pesanan untuk instansi di sekitarnya, terutama sekolah-sekolah dan kantor kepala desa.

Harga satu porsi bergantung pada pilihan, tetapi sampai akhir tahun lalu harganya mulai Rp 10.000 sampai dengan Rp 20.000. Harga rakyat, menurut sebagian pengunjung.

Warung yang dikelola Tasmijan dan Erna itu buka pukul 09.00-24.00. Semakin malam, pembelinya semakin banyak. Sayangnya, Minggu warung itu tutup.

”Kami mematok harga menunya tidak terlalu mahal. Cocoklah untuk kantong mahasiswa dan pekerja yang ingin makan di sini,” kata Erna beberapa waktu lalu.

Mereka merintis usahanya itu pada 2009. Saat itu, menurut Erna, pilihan ikannya hanya beberapa.

“Semakin hari, kami bisa menyediakan berbagai macam ikan,” katanya.

Penulis : 

Denta Scontania Balqis, Mahasiswa Manajemen 1
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved