Citizen Reporter

Botol Plastik Jangan Dibuang, Yuk Diolah Jadi yang Lebih Bermanfaat

Kalau anda punya banyak botol plastik yang tak terpakai, sebaiknya jangan buru-buru dibuang. Yuk diolah lagi jadi barang lain yang bermanfaat.

Botol Plastik Jangan Dibuang, Yuk Diolah Jadi yang Lebih Bermanfaat
ist
SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya bekerja sama dengan Komunitas Sobat Bumi Surabaya mengajak ratusan siswa kelas 4-6 mempraktikkan pemanfaatan botol plastik bekas sebagai pot. 

SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya bekerja sama dengan Komunitas Sobat Bumi Surabaya mengajak ratusan siswa kelas 4-6 mempraktikkan pemanfaatan botol plastik bekas sebagai pot. Mereka juga menanam di botol itu, Jumat (18/1/2019).

Acara diawali dengan perkenalan dan penjelasan tentang manfaat peduli terhadap lingkungan, terutama manfaat dan pentingnya melindungi pohon. Anak-anak cukup antusias mengikuti kegiatan, apalagi sesi penjelasan diselingi dengan game dan pemutaran video.

Keyla Farah Aurelia, siswa kelas 4 Kreatif dengan cepat menangkap pesan itu. “Saya senang bisa ikut menanam karena itu menambah oksigen dan mempercantik lingkungan sekolah,” tuturnya.

Saat sesi tanya jawab pun banyak siswa yang bertanya kepada para kakak dari Komunitas Sobat Bumi Surabaya.

Setelah sesi penjelasan, anak-anak yang didampingi anggota Komunitas Sobat Bumi Surabaya mempraktikkan pemanfaatan botol plastik bekas menjadi pot tanaman.

Botol plastik bekas yang dibawa anak-anak dipotong sepertiga pada bagian atas. Pada bagian bawah botol diberi lubang dengan peniti atau silet agar nanti saat diberi tanah dan tanaman kemudian disirami, air bisa merembes keluar.

Setelah semua anak sudah memotong dan memberi lubang, secara berkelompok anak-anak kemudian memberi tanah dan tanaman pada botol itu. Kelompok yang bisa menanam dengan baik dan bagus, mendapatkan hadiah.

M Reyhan Rosyidin, siswa kelas 5 Peduli mengungkapkan perasaannya. “Senang sekali bisa memanfaatkan botol plastik bekas untuk pot tanaman. Alhamdulilaah, kelompok saya mendapat hadiah karena bisa membuat pot yang bagus," ungkapnya.

Sementara itu, Iriana Suci yang menjadi koordinator kegiatan menjelaskan, kegiatan edukasi peduli lingkungan yang dilakukan itu merupakan serangkaian kegiatan Pesantren Karakter dengan fokus utamanya adalah penguatan pilar qurani. Itu dielaborasi dengan kegiatan lain.

“Januari bertema peduli lingkungan, sebagai upaya penguatan pilar social responsibility yang juga merupakan salah satu pilar dari Dua Puluh Empat Berkarakter dan Berprestasi (DEBEST) School, yaitu qurani, saintek, literasi, sport & art, dan social responsibility," jelasnya.

Penulis : Achmad Zainuri Arif, Pendidik di Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24  Surabaya

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved