Citizen Reporter

Bersama Hai Kampus, Bedah Jurusan untuk Generasi Anti-Salah Jurusan

Hai Kampus, sebuah startup di bidang pendidikan berkolaborasi dengan Kampoeng Djoeang, mengadakan sharing session di Gresik.

Bersama Hai Kampus, Bedah Jurusan untuk Generasi Anti-Salah Jurusan
ist
Hai Kampus, sebuah startup di bidang pendidikan berkolaborasi dengan Kampoeng Djoeang, organisasi yang bergerak di isu lingkungan, mengadakan sharing session di Gresik. 

Hai Kampus, sebuah startup di bidang pendidikan berkolaborasi dengan Kampoeng Djoeang, organisasi yang bergerak di isu lingkungan, mengadakan sharing session di Gresik.

Bagi Hai Kampus, itu merupakan kegiatan di kota ke-4 setelah sebelumnya dilaksanakan di Surabaya, Lamongan, dan Probolinggo. 

Bertempat di SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, sharing session merupakan kegiatan bedah jurusan untuk murid-murid SMA agar tidak salah dalam menentukan jurusan kuliah.

Acara yang dilaksanakan Minggu (13/1/2019) itu mendatangkan 27 narasumber dari berbagai jurusan perkuliahan di Indonesia. Mereka datang dari Surabaya, Gresik, dan Malang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai masing-masing jurusan.

Narasumber merupakan volunteer. Mereka adalah alumni yang sebagian besar sudah bekerja, serta ada mahasiswa yang saat ini berada di tingkat akhir. Antusiasme yang luar biasa ditunjukkan oleh peserta yang datang dari berbagai SMA di Gresik dan Surabaya.

Mereka memberikan respons yang positif terhadap acara yang dimuali pukul 09.00 hingga 14.00 itu. Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Isa Iskandar mengatakan, acara semacam itu merupakan langkah yang baik bagi para murid.

“Itu supaya bisa lebih mengenali jurusan yang diinginkan saat kuliah serta mengetahui pekerjaan yang diinginkan sesuai jurusan yang dipilih,” kata Isa.

Pada sesi pertama, ada talkshow yang diisi alumni Universitas Airlangga yang juga baru saja menyelesaikan S2 dengan beasiswa dari Erasmus Mundus Joint Master Degree di bidang Digital Communication, yaitu Amalia Nurul.

Ia tampil bersama dengan Rachmat Agung, seorang dokter muda dari Universitas Airlangga dan penerima beasiswa rumah kepemimpinan Nurul Fikri dan Insan Cita. Mereka berbagi pengalaman mengenai kuliah dan mendapatkan beasiswa. Hal itu bertujuan untuk memberikan rasa optimistis kepada peserta agar semakin yakin untuk kuliah.

Pada sesi kedua dan ketiga, 105 peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil sesuai dengan pilihan jurusan yang ingin mereka ketahui. Peserta bebas bertanya.

Salah satu peserta bernama Muhammad Syifa dari SMAN 1 Cerme memberikan pertanyaan kepada narasumber. ”Apakah jurusan ekonomi pembangunan selalu berhubungan dengan merencanakan pembangunan gedung-gedung?”

Hal itu diluruskan narasumber Lilis Widyaningsih yang berasal dari Universitas Negeri Malang. “Jurusan itu mempelajari isu-isu perekonomian terkini di negara berkembang dan maju, kemudian menemukan solusinya secara kreatif. Maka kalian tidak boleh malas membaca jurnal penelitian,” tuturnya.

Penulis : Qurrota A’yuni Fitriana
Chief Operating Officer Hai Kampus

Tags
Hai Kampus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved