Berita Tulungagung

Toyota Avanza Warga Surabaya Masih di Dasar Sungai Brantas Tulungagung, Polisi Sebut akan Dievakuasi

Kapolsek Ngunut, Kompol Siti Nurinsana, pihak keluarga menyatakan akan mengevakuasi Toyota Avanza yang tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung

Toyota Avanza Warga Surabaya Masih di Dasar Sungai Brantas Tulungagung, Polisi Sebut akan Dievakuasi
tribun jatim/nurika anisa
Dua korban mobil tenggelam di dermaga penyeberangan Sungai Brantas Kabupaten Tulungagung, dimakamkan di Rungkut Lor IX Surabaya, Selasa (29/1/2019). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Tiga korban Toyota Avanza yang tercebur ke Sungai Brantas Desa/Kecamatan Ngunut telah berhasil diangkat pada Selasa (29/1/2019) dini hari. Dengan demikian, proses pencarian telah dinyatakan selesai dan tim SAR dibubarkan.

“Berhubung seluruh korban berdasar manifes sudah ditemukan, maka hari ini operasi SAR dinyatakan selesai,” terang Koordinator Basarnas Pos SAR Trenggalek, Brian Gautama, Selasa siang.

Brian dan personel Basarnas serta potensi SAR lain sempat berpamitan di Kantor Kecamatan Ngunut, yang menjadi posko SAR. Terkait mobil korban, Brian menambahkan, sepenuhnya diserahkan ke pihak keluarga. Keluarga nantinya yang akan memutuskan proses evakuasi kendaraan tersebut.

Korban Tenggelam di Tulungagung Sempat Ragu Berangkat saat Pamit ke Suaminya, Firasat?

“Tugas kami telah selesai karena semua korban sudah ditemukan,” ucap Brian menegaskan.

Kapolsek Ngunut, Kompol Siti Nurinsana, masih melakukan pengamanan bersama unsur TNI di lokasi mobil.

Menurut Siti, pihak keluarga menyatakan akan mengevakuasi mobil berwarna silver ini.

“Saat ini keluarga masih fokus ke pemakaman korban. Nantinya proses pengangkatan tetap akan dilakukan,” terang Siti.

Dari penjelasan pihak keluarga kepada polisi, nantinya mereka akan menyewa penyelam profesional yang sudah bersertifikasi.

Para penyelam ini yang akan membantu mengikat mobil di dasar sungai, sebelum ditarik dengan mobil derek dari darat.

Sebuah mobil Toyota Avanza L 1147 BF warna silver terjatuh ke Sungai Brantas, di penyeberangan Pema, Desa/Kecamatan Ngunut, Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Sopir mobil Waridi (56), warga Rungkut Lor, Gang 9 Nomor 5 berhasil selamat.

Tiga penumpang ikut hilang bersama mobil, mereka adalahi dua anak Waridi: Fitri Nursyam (34) dan Siti Yuniati (32) serta kakak Waridi, Siti Alfiah (61).

Dua penumpang lainnya juga selamat, karena turun dari mobil saat tiba di dermaga penyeberangan.

Keduanya adalah Sholikatin (56), istri Waridi dan Imam Shodikin, adik Waridi, warga Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved