Berita Malang Raya

Pemkot Malang Ingin Tambah Kantor Bersama. Anggarannya Rp 50 Miliar

Pemkot Malang akan membangun satu lagi gedung bersama. Informasinya, ada dana anggaran senilai Rp 50 Miliar untuk pembangunan gedung 4 lantai itu

SURYA.co.id | MALANG - Pemkot Malang akan membangun satu lagi gedung bersama. Informasinya, ada dana anggaran senilai Rp 50 Miliar untuk pembangunan gedung empat lantai itu. Gedung itu akan digunakan sebagai perkantoran pegawai Pemkot Malang.

Rencananya, gedung itu akan dibangun di kawasan belakang Balaikota Malang, atau di dekat Taman Rekreasi Kota (Tarekot).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Hadi Santoso menjelaskan, ada dua gedung yang masing-masing berlantai empat. Kebutuhan gedung itu sangat memungkinkan mengingat saat ini banyak kantor pegawai yang sempit dan tidak nyaman dibuat kerja.

"Saat ini kami masih review DED nya. Aslinya DED ini memang sudah selesai di 2016 lalu" jelasnya.

Beberapa dinas selama ini memilili kantor kecil atau gandeng dengan bangunan berbeda. Seperti Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Dinas Koperasi dan UMKM, Bagian Umum, Bagian Perekonomian dan Bagian SDA Pemkot Malang.

"Rencana juga akan dibuat basementnya" papar Soni, sapaan akrabnya.

Soni mengatakan, review desain diprediksi selesai pada Maret. Setelah selesai review, lalu akan dibuka lelang di Bulan April.

"Kemudian pengerjaan ditarget selesai akhir tahun dan dapat digunakan pada 2020 mendatang," katanya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief menyampaikan kalau pembangunan gedung bersama itu tidak tercantum dalam RAPBD 2019 Kota Malang di DPUPR. Saat Komisi C sidak ke DPUPR beberapa waktu lalu, diketahuilah bahwa pembangunan itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat.

Menurutnya tidak ada regulasi yang dilanggar. DPRD Kota Malang juga tetap bisa melakukan pengawasan.

"Namun yang terpenting adalah kegunaannya," kata Dito, Selasa (29/1/2019).

Dito mengingatkan agar keberadaan gedung nanti tidak mengganti fungsi gedung bersama yang berada di Kedungkandang. Apalagi saat ini terjadi perampingan OPD.

"OPD dirampingkan tapi gedungnya dibangun. Jangan sampai melupakan fungsi gedung bersama yang ada di Kedungkandang juga," tegasnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved