Citizen Reporter

Cara Simpatik Komunitas Oneam.co Menggalang Dana, Tak sekedar Minta Dana tetapi Jual Produk

Bundaran Balapan Malang menjadi istimewa, Minggu (6/1/2019). Saat itu ada penggalangan dana oleh komunitas yang disebut oneam.co.

Cara Simpatik Komunitas Oneam.co Menggalang Dana, Tak sekedar Minta Dana tetapi Jual Produk
foto: istimewa
Komunitas Oneam.co melakukan aksi penggalangan dana di Bundaran Simpang Balapan Malang, Minggu (6/1/2019). 

BUNDARAN Simpang Balapan Malang menjadi istimewa, Minggu (6/1/2019). Saat itu ada penggalangan dana yang dilakukan oleh komunitas yang biasa dikenal dengan sebutan oneam.co.

Komunitas itu terdiri atas beberapa pemuda yang berlatar belakang dari berbagai kampus di Malang di antaranya Poltekkes Kemenkes Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, dan anak muda lain. Mereka bergerak dalam bidang sosial yang dikemas dalam bentuk pengabdian masyarakat.

Kegiatan di Bundaran Simpang Balapan berjalan lancar. Mereka berdampingan dengan berlangsungnya kegiatan rutin CFD Kota Malang. Itu memberikan keuntungan tersendiri bagi sukarelawan.

Kegiatan penggalangan dana itu tidak seperti aksi penggalangan dana pada umumnya, tetapi juga menggandeng beberapa komunitas berkolaborasi dalam penyelenggaraannya. Komunitas itu adalah Angklung Kota Malang, LMI Kota Malang, Mitra Pawon Tahes, dan lain-lain.

Selain itu, kegiatan yang disajikan tidak hanya meminta dana berupa uang kepada pengunjung seikhlasnya, tetapi juga dengan inovasi menjual beberapa produk dari oneam dan mitra. Keuntungan 30-100 persen menjadi tambahan anggaran yang akan menjadi donasi. 

Produk yang dijual seperti asianan buah segar, pin, gantungan kunci, kaus, dan makanan ringan. Ditambah dengan bantuan dari komunitas Angklung Kota Malang yang memberikan hiburan menarik dan motivasi, menambah semangat, serta memeriahkan aksi penggalangan dana itu menjadikan apik aktivitas mereka.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan penggalang dana itu yakni sebagai aksi kepedulian para pemuda untuk membantu warga yang terkena musibah bencana di Banten, Lampung, Sukabumi, dan sebagainya. Tidak hanya itu, mereka ingin memberikan dampak positif kepada para pemuda lainnya karena aksi, peran, dan kebermanfaatan itu ditunggu masyarakat.

Kesibukan aktivitas kuliah tidak menjadi halangan utama dalam membantu sesame. Ketika akan membantu orang lain dengan ikhlas, maka jalannya pasti terbuka.

Risma Nuril Kholisoh
Mahasiswa
rismanurilkho@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved