Berita Kota Batu

Awas, Ada Akun Facebook Palsu Mengaku Wakil Wali Kota Batu dan Meminta-minta Sumbangan

akil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, melapor ke polisi karena ada akun Facebook yang mengaku dirinya dan meminta-minta uang ke banyak orang.

Awas, Ada Akun Facebook Palsu Mengaku Wakil Wali Kota Batu dan Meminta-minta Sumbangan
surabaya.tribunnews.com/sany eka putri
Punjul Santoso menunjukkan akun media sosial Facebook palsu yang mengatas namakan dirinya saat di Polres Batu, Selasa (29/1). 

SURYA.co.id | KOTA BATU - Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, melapor ke polisi karena ada akun Facebook yang mengatasnamakan dirinya dan meminta-minta uang ke sejumlah pejabat, Selasa (29/1/2019).

Sasaran pesan dari akun media sosial Facebook palsu yang mengatas namakan Punjul Santoso ialah kalangan pejabat. Misalnya anggota Bawaslu Batu, Anggota DPRD Batu, Ketua Partai, serta pejabat struktural Pemkot Batu.

Punjul menyebutkan, pelaku yang belum diketahui identitasnya, membuat akun Facebook dengan nama yang hampir mirip. Bedanya, di akun palsu itu, nama Punjul ditulis dengan 2 abjad L. Sedangkan akun Facebook milik Punjul Santoso yang asli, hanya memiliki satu abjad L. 

Punjul mengatakan ia mengetahui kejadian ini sekitar pukul 13.00 seusai sholat.

"Saat mengaktifkan handphone saya, banyak sekali telepon masuk, pesan Whatsapp. Menanyakan ke saya apakah saya meminta sumbangan," kata Punjul, Selasa (29/1/2019).

Ia pun terkejut, dan segera membuat pernyataan jika itu tidak benar. Saat dikonfirmasi, yang mengklarifikasi hal tersebut banyak dari kalangan pejabat, politisi, serta anggota keluarganya.

"Anggota dewan, ketua Bawaslu, kepala dinas, adik saya juga banyak yang mengirim pesan ke saya. Katanya saya meminta sumbangan. Saya segera melapor ke pihak kepolisian," ungkapnya.

Saat ini pihak polisi segera melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Iptu Suwipto Pratomo, Kanit Pidana Umum Polres Batu menambahkan kasus ini merupakan kasus UU ITE (Undang-Undang Infomasi dan Transaksi Elektronik).

"Masih kami selidiki. Untuk siapa saja yang menerima pesan ini kami masih belum tahu. Dan kami juga akan memeriksa siapa saja yang menerima pesan dari akun ini," kata Suwipto.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved