Citizen Reporter

Mahasiswa KKN Unair di Klampis Ngasem Surabaya: Andalkan Media Sosial, Bantu Promosi Gyubab

Pemilik Kebab Lasan, Anang Rubiyanto Asnar mengatakan, kedatangan mahasiswa KKN itu turut memberikan masukan untuk pengembangan UMKM Kebab Lasan.

Mahasiswa KKN Unair di Klampis Ngasem Surabaya: Andalkan Media Sosial, Bantu Promosi Gyubab
foto: ghista paramita nugraha
Proses produksi Kebab Lasan di Kelurahan Klampis Ngasem Sukolilo Surabaya. 

MAHASISWA  Universitas Airlangga yang tergabung dalam Kelompok D Sukolilo Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kota Surabaya ditugaskan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) untuk membantu pengembangan UMKM Kebab Lasan.

Bertempat di Kelurahan Klampis Ngasem, mahasiswa yang terdiri atas sebelas orang itu mengunjungi dapur produksi Kebab Lasan pada Sabtu (5/1/2019) pagi.

Pemilik Kebab Lasan, Anang Rubiyanto Asnar mengatakan, kedatangan mahasiswa KKN itu turut memberikan masukan sekaligus inovasi untuk pengembangan UMKM Kebab Lasan.

“Alhamdulillah, mereka memberikan masukan dan inovasi untuk membantu usaha saya,” terang alumnus Tata Ruang Kota itu.

Selama berkunjung, mahasiswa diberi pemaparan tentang pengelolaan usaha Kebab Lasan. Salah satunya adalah marketing yang masih kurang.

Berangkat dari hal itu, mahasiswa Kelompok D Sukolilo membantu memecahkan masalah dengan mempromosikan produk baru Kebab Lasan, yang diberi nama Gyubab.

Shandy Dwi Arganto, Ketua Kelompok D KKN Surabaya mengatakan, mahasiswa turut membantu pemasaran Gyubab lewat promosi di media sosial.

“Karena media sosial adalah ladang yang menarik untuk mempromosikan Gyubab,” tutur Shandy.

Gyubab berasal dari kata wagyu yang dalam bahasa Jepang berarti daging sapi. Anang mengaku menamai itu karena terinspirasi dari kebudayaan dan kesukaannya dengan makanan Jepang.

“Dari dulu saya terinspirasi dengan kebudayaan dan makanan Jepang,” ucap Anang.

Anang mencoba memberikan inovasi rasa dengan menambahkan daging yoshinoya dan saus okonomiyaki pada Gyubab. Selain itu, Anang juga memotongnya menjadi beberapa bagian seperti sushi, kemudian menggunakan sumpit sebagai alat makannya.

“Ini adalah inovasi dari Kebab Lasan yang akan diluncurkan bersama mahasiswa KKN, Minggu (13/1) di Taman Bungkul Surabaya,” terang pemilik CV Asnar Lima itu.

Tak tanggung-tanggung, UMKM yang pernah mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya itu, optimistis akan mendapat omzet dan konsumen lebih banyak dengan kolaborasi bersama mahasiswa.

“Saya yakin bersama mahasiswa, Gyubab akan sukses dan akan memberikan semangat inovasi di masa depan,” pungkasnya.

Fariz Ilham Rosyidi
Mahasiswa Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Airlangga
farizilhamrosyidi@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved