Citizen Reporter

YMM Freeport Indonesia Gelar Liburan Produktif Anak Timika, Diisi Menghafal Alquran di Masjid

Karantian Tahfidz di Masjid Baiturrahim Kota Kuala Kencana, Timika, dibuka Oely Syamsudin, wakil ketua panitia, Jumat (21/12/2018).

YMM Freeport Indonesia Gelar Liburan Produktif Anak Timika, Diisi Menghafal Alquran di Masjid
foto: istimewa
Budi Cahyono Kader HMI Komisariat Bahasa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang mengisi liburan kuliah dengan bergabung sebagai panitia Karantina Tahfidz di Masjid Baiturrahim Kota Kuala Kencana, Timika. 

KARANTINA Tahfidz di Masjid Baiturrahim Kota Kuala Kencana, Timika, dibuka Oely Syamsudin, wakil ketua panitia, Jumat (21/12/2018).

Karantina diawali dengan pembukaan pada Jumat malam yang dihadiri semua peserta, sebagian orang tua/wali, pembina tahfidz, panitia, dan Ketua DKM Masjid Baiturrahman.

Peserta karantina sekitar 200 putra dan putri tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK. Karantina Tahfidz dilaksanakan selama tiga pekan, dengan pembagian tiap pekan sekitar 60-70 peserta.

Itu adalah tahun keempat di bawah naungan Himpunan Masyarakat Muslim (HMM) yang berganti nama menjadi Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) Freeport Indonesia.

Jadwal tahun ini terbagi menjadi dua, empat waktu untuk hafalan dan satu waktu materi keislaman. Waktu hafalan dimulai pada pukul 05.00 WIT hingga pukul 21.30 WIT dengan jeda di antara empat sesi.

Sedangkan materi keislaman pada pukul 10.00-11.30. Jadi, hampir tak ada waktu untuk main-main.
Para peserta tinggal di gazebo yang disulap menjadi kamar.

Menurut Jaelani, salah satu panitia, mereka memang sengaja menjadikan gazebo sebagai tempat beristirahat.

”Tahun ini para peserta bermukim di gazebo agar mobilisasi mudah dan dapat terpantau,” kata Jaelani.
Karantina Tahfidz masih terus berjalan sampai 11 Januari 2019. Dalam waktu seminggu, para peserta dituntut untuk menghafal dengan target 1-3 juz.

Muhammad Arfan, salah satu peserta karantina mengatakan, mau mengikuti karantina karena kemauan sendiri.

“Kalau liburan hanya di rumah tak ada kegiatan yang saya lakukan. Kadang-kadang saja diajak main sama teman,” katanya.

Dani Ramdani, Ketua DKM Masjid Baiturrahman mengapresiasi para peserta. Ia berharap mereka yang sekarang berada di masjid ini untuk melakukan karantina tahfidz bisa merelakan sebentar waktunya untuk fokus menghafal Alquran.

”Bill Gates seorang penemu Microsoft tak membolehkan anaknya yang masih kecil bermain gadget. Kalian bagus. Di antara sekian banyak anak sekolah yang menikmati liburannya dengan berjalan-jalan, namun tidak dengan kalian. Kalian menggunakan waktu libur dengan menghafal Alquran di masjid ini,” kata Dani.

Itu juga berlaku untuk mahasiswa yang diperbantukan membina peserta Karantina Tahfidz untuk menghafal Alquran selama liburan.

Mengisi liburan kuliah dengan bergabung sebagai bagian dari panitia pasti akan menjadikan liburan semester lebih produktif daripada sebelumnya yang cenderung di kost atau sesekali main ke pantai dan ke rumah teman. Liburan bersama anak Timika, siapa takut?

Budi Cahyono
Kader HMI Komisariat Bahasa
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
budicahyono851@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved