Berita Gresik

Tak Ada Kapal ke Bawean, Ratusan Calon Penumpang Kehabisan Bekal, Minta Pemkab Gresik Lakukan ini

Ratusan calon penumpang ke Pulau Bawean tertahan di penginapan dalam beberapa hari ini karena karena cuaca buruk.

Tak Ada Kapal ke Bawean, Ratusan Calon Penumpang Kehabisan Bekal, Minta Pemkab Gresik Lakukan ini
surya/mohammad romadoni
Ekrom (42) menghabiskan waktunya di penginapan Bawean, sembari menunggu ada kapal tujuan Pulau Bawean kembali berlayar. Calon penumpang berharap Pemkab Gresik menyewa kapal besar agar mereka tidak berlama-lama tertahan di penginapan. 

SURYA.co.id | GRESIK - Ratusan calon penumpang ke Pulau Bawean tertahan di penginapan dalam beberapa hari ini karena karena cuaca buruk, sehingga tidak ada kapal penyeberangan. Mereka berharap Pemkab Gresik menyewa kapal bersar agar tidak berlama-lama di penginapan.

Para penumpang ke Pulau Bawean terlihat di penginapan sekitar Pelabuhan Umum Gresik hanya duduk-duduk dan ngobrol bersama calon penumpang lainnya.

Para penumpang hanya bisa pasrah menunggu ada kapal penyebrangan ke Pulau Bawean. Sebab selama hampir 5 hari ini para calon penumpang mulai kehabisan uang saku.

"Misalkan, sehari biaya penginapan Rp 50.000. Uang makan sekitar Rp 60.000. Itu sudah terlihat Rp 550.000," kata Ahwan, warga Sangkapura menghuni penginapan Jl Arem-arem Gresik, Kamis (24/1/2019).

Oleh karena itu, para calon penumpang ke Pulau Bawean berharap kepada pemerintah daerah untuk mendatangkan kapal besar yang bisa melintasi ombak tinggi. Sehingga penyeberangan ke Pulau Bawean tetap lancar.

"Kita berharap pemerintah daerah segera menyediakan kapal besar, agar kita segera pulang," imbuhnya.

Calon penumpang ke Pulau Bawean juga menunggu adanya pesawat perintis segera beroperasi. Sebab, sudah sejak awal tahun ini penerbangan dari Juanda ke Pulau Bawean terhenti akibat kontrak penerbangan habis.

"Seharusnya perpanjangan kontrak pelayanan penerbangan diatur dengan baik, sehingga tidak ada penundaan penerbangan," imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan bahwa untuk pelayaran ke Pulau Bawean masih menunggu informasi cuaca dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya. "Saat ini masih dikabarkan cuaca buruk," kata Sinaga.

Untuk mengatasi penumpukan penumpang, Dishub Gresik masih berusaha mencari kapal bantuan untuk melayani penyeberangan penumpang ke Pulau Bawean dan ke Pelabuhan Gresik. "Kita masih usaha cari bantuan kapal penyebrangan," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved