Berita Kampus ITS

Mahasiswa ITS Desain Dermaga Apung, Solusi terkait Bongkar Muat Sapi di Madura yang Dilempar ke Laut

Terinspirasi proses bongkar muat sapi dari Pulau Sapudi ke Sumenep dengan cara melemparkan sapi ke laut, mahasiswa ITS merancang desain dermaga apung.

Mahasiswa ITS Desain Dermaga Apung, Solusi terkait Bongkar Muat Sapi di Madura yang Dilempar ke Laut
surya/sulvisofiana
Alwi Sina Khaqiqi (22) menunjukkan desain dermaga apung buatannya. Dermaga ini disebutnya sebagai solusi bagi bongkar muat sapi di Madura. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Terinspirasi proses bongkar muat sapi dari Pulau Sapudi ke Sumenep yang masih dengan cara melemparkan sapi ke laut, mahasiswa ITS merancang desain dermaga agung sebagai solusinya. Dia adalah Alwi Sina Khaqiqi (22).

Mahasiswa Departemen Teknik Transportasi Laut tersebut membuat desain tersebut dalam rangka karya Tugas Akhir (TA). Dia menawarkan konsep yang lebih animal welfare.

Mahasiswa yang akan diwisuda pada Maret mendatang ini mengusulkan ide dermaga apung untuk proses bongkar muat sapi yang selama ini masih terlihat cukup memprihatinkan dan menjadi polemik di masyarakat.

Ia mengungkapkan kondisi bongkar muat selama ini terhalang kapal pengangkut sapi tidak bisa bersandar di dermaga utama.

“Padahal, Pulau Sapudi memiliki produksi sapi tertinggi nomor dua se-Jawa Timur,” ujar pria yang akrab disapa Alwi ini, Kamis (24/1/2019).

Ia mengatakan, pelemparan secara paksa sapi-sapi tersebut akan berakibat pada turunnya berat sapi hingga 5 kilogram.

“Sehingga, hal ini juga mengakibatkan harga jual sapi ketika sampai di Sumenep turun hingga 20 persen,” imbuhnya.

Tak hanya itu, terkadang sapi yang dilemparkan ke laut juga tidak langsung menuju bibir pantai, melainkan malah ke tengah laut dan menyulitkan, bahkan tak jarang akhirnya ada yang mati.

Berawal dari kondisi tersebut, Alwi mendesain dermaga apung dengan menggunakan High Density Polyethylene (HDPE).

Ia sengaja menggunakan dermaga HDPE dengan alasan dari segi investasinya yang lebih murah jika dibandingkan dengan dermaga yang terbuat dari beton. Selain itu, dermaga ini juga memiliki nilai estetika dan proses pengerjaannya yang relatif cepat.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved