Citizen Reporter

Indonesia Shariah Economic Festival (ISEF) di Surabaya: Memajukan Ekonomi Syariah Indonesia

ISEF tidak hanya diisi produk syariah, tetapi juga ponpes, lembaga keuangan syariah, serta komunitas pengusaha, baik skala besar maupun kecil.

Indonesia Shariah Economic Festival (ISEF) di Surabaya: Memajukan Ekonomi Syariah Indonesia
foto: istimewa
Indonesia Shariah Economic Festival atau ISEF diselenggarakan di Grand City Surabaya, mulai Selasa (10/12/2018) sampai Sabtu (15/12/2018). 

INDONESIA Shariah Economic Festival atau ISEF diselenggarakan di Grand City Surabaya, mulai Selasa (10/12/2018) sampai Sabtu (15/12/2018).

Itu adalah acara tahunan Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia dalam mempromosikan produk-produk syariah di Indonesia.

ISEF tidak hanya diisi produk syariah, tetapi juga ponpes, lembaga keuangan syariah, serta komunitas pengusaha, baik skala besar maupun kecil. Yang paling menarik dari festival itu adalah call for paper tentang ekonomi syariah yang diselenggarakan Bank Indonesia Institute.

Acara digelar Kamis (13/12/2018). Call for paper itu juga membahas permasalahan seputar ekonomi syariah tidak hanya dalam lingkup Indonesia, tetapi juga lingkup negara lain.

Para delegasi negara lain seperti Zimbabwe, Thailand, Yaman, Australia, dan ArabSaudi turut hadir sebagai presenter untuk paper penelitian mereka. Paper itu akan dimuat dalam jurnal milik Bank Indonesia Institute.

Masalah yang diangkat beragam mulai dari implementasi zakat, halal product, produk keuangan syariah, produk pendidikan syariah, serta energi terbarukan. 

Salah satu tujuan dari call for paper itu adalah untuk meningkatkan inovasi produk syariah lewat penelitian. Itu juga dibutuhkan khalayak akademisi untuk menunjang karier mereka lewat publikasi.

Saat ini memang belum banyak publikasi tentang produk syariah, khususnya bidang inovasi serta permasalahan yang dihadapi.

Diharapkan akan banyak para peneliti yang bisa berkolaborasi, sehingga akan mempercepat tumbuhnya inovasi dalam bisnis berbasis syariah, khususnya halal supply chain, serta halal product.

Selain itu, ada research clinic atau tempat konsultasi tentang penelitian berbasis syariah. Para pengunjung diberikan materi terbaru seputar bagaimana cara melakukan pendekatan penelitian paling efisien dalam era masa kini.

Dipandu Ascharya, pimpinan BI Institute, research clinic menjadi tempat inovatif tentang “curhat” masalah riset.

Menurut Ascharya, research clinic merupakan inovasi terbaru dalam pameran tentang konsultasi riset pertama di Indonesia. 

Itu didukung BI dan Kemenkeu, sehingga bisa menghasilkan para periset andal karena sudah dibentuk pengetahuannya oleh research clinic.

Research clinic melengkapi kehebatan ISEF 2018, khususnya dalam bidang penelitian dan inovasi.

Akhmad Kusuma Wardhana
Editor Jurnal FISIP Unair Kampus B
takeruikurumi@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved