Berita Blitar

Dituding Tak Mirip, Polemik Patung Bung Karno Pemkab Blitar Tambah Lagi Usai 'Disemprit' BPK

Proyek patung Bung Karno di halaman Pemkab Blitar senilai Rp 1,7 miliar kena semprit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Dituding Tak Mirip, Polemik Patung Bung Karno Pemkab Blitar Tambah Lagi Usai 'Disemprit' BPK
surya.co.id/ imam taufik
Patung Bung Karno dengan anggaran Rp 1,7 miliar di halaman Pemkab Blitar ini jadi sorotan, termasuk BPK 

SURYA.co.id | BLITAR - Proyek patung Bung Karno di halaman Pemkab Blitar senilai Rp 1,7 miliar kena semprit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebab, proyek patung Bapak Proklamator itu dianggap ada keterlambatan pengerjaan sehingga kena sebesar Rp 78 juta.

"Iya, benar memang kena denda dan sudah dibayar sekitar Rp 78 juta. Dendanya terkait masalah apa saja, itu yang paham BPK. Yang penting, sudah tak menyisakan masalah karena kewajiban kami sudah terbayarkan," kata Ahmad Lazim, Kepala Inspektorat Pemkab Blitar, Kamis (25/1).

Informasi yang Surya dapatkan, sempritan oleh BPK itu tak hanya ada keterlambatan tapi juga ada dugaan kesalahaan pengerjaan. Karena itu, denda sebesar itu dibagi dua, yakni Rp 50 juta terkait keterlambatan pengerjaan karena molor sekiitar tiga bulan, sisanya karena kesalahan pengerjaan.

Sementara, sampai kini terkait tudingan warga, yang menganggap patung itu tak ada kemiripan dengan wajah Bung Karno, belum tuntas.

Termasuk, beberapa anggota dewan juga mengatakan demikian, sehingga meminta agar polemik itu segera dituntaskan supaya tak jadi bumerang kelak.

"Kalau memang benar patung itu itu dianggap tak mirip dengan Bung Karno, dinas harus bisa mempertanggungjawabkan. Maksudnya, ya djelaskan, kalau patung itu meniru wajah Bung Karno saat usia muda, misalnya. Sebab, orang mengenal Bung Karno, termasuk fotonya yang beredar di masyarakat sesudah jadi presiden. Jadi, kalau ada patung Bung Karno di usia muda, ya tak biasa. Dan, itu harus dijelaskan pada masyarakat," tandas Lutfi Azis, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved