Berita Tulungagung

Ayah Bayi yang Dibuang Ibunya ke Kloset WC Puskesmas Mengaku Tak Tahu Pacarnya Hamil Sebelum Putus

Polisi memeriksa remaja yang merupakan ayah biologis dari bayi yang dibuang ke kloset WC oleh ibunya. Dia mengaku tak tahu pacarnya hamil

Ayah Bayi yang Dibuang Ibunya ke Kloset WC Puskesmas Mengaku Tak Tahu Pacarnya Hamil Sebelum Putus
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Polisi melakukan olah TKP di toilet tempat seorang remaja Tulungagung membuang bayi yang baru dilahirkannya ke kloset WC. Kepada polisi, ayah biologis bayi itu mengaku tak tahu pacarnya hamil saat mereka putus hubungan. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Polisi telah menetapkan Kiki (16), nama samaran, remaja yang membuang bayinya di closet toilet Puskesmas Kauman sebagai tersangka.

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung juga memeriksa K (16), remaja laki-laki yang menghamili Kiki.

K diperiksa penyidik UPPA pada rabu (23/1/2019). K mengakui pernah berpacaran dengab Kiki, pada April 2018. Saat itu keduanya sama-sama masih kelas IX SMP.

“Saat pacaran itulah keduanya pernah berhubungan badan sebanyak dua kali. Dia mengaku tidak tahu jika Kiki kemudian hamil,” terang Kepala UPPA Polres Tulungagung, Ipda Retno Pujiarsih, Kamis (24/1/2019).

Setelah dua kali berhubungan badan, hubungan cinta Kiki dan K kandas. Keduanya sepakat untuk tidak berhubungan sama sekali, lewat telepon maupun pesan singkat. Keduanya kemudian masuk di SMA yang berbeda.

Pria di Bangkalan Rekam Detik-detik Dia Memperkosa Mantan Pacar Lalu Mengunggah ke WA & Facebook

Ada Bekas Cekikan di Leher Bayi yang Dibuang Ibunya di Kloset WC Puskesmas Kauman Tulungagung

Terkini, Remaja Pembuang Bayinya ke Kloset WC Diduga Hamil Saat Masih SMP

Saat ini K masih berstatus sebagai saksi. Sejauh ini penyidik belum menemukan fakta dan bukti terkait perbuatan K. Pihak keluarga Kiki juga tidak melaporkan K, terkait dugaan persetubuhan di bawah umur.

“Masih sebatas saksi. Jika bukti-bukti mencukupi, tidak menutup kemungkinan akan menjadi tersangka,” sambung Puji.

Selama ini beredar kabar, K kabur setelah mengetahui Kiki melahirkan anaknya. Namun hal itu dibantah oleh Retno. Menurutnya K tetap kooperatif, meski baru memenuhi panggilan polisi pada Rabu kemarin.

Kiki saat ini tidak ditahan dan dikenakan wajib lapor, dua kali dalam satu minggu. Pihak keluarga juga menjamin, Kiki akan mengikuti proses hukum. Sementara penyidik akan segera melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan.

Sebelumnya Kiki datang ke Puskesmas Kauman Kamis (10/1) sekitar pukul 18.45 WIB dengan keluhan nyeri perut tembus ke punggung. Sekitar pukul 20.30 WIB Kiki pamit ke toilet untuk buang air besar. Di toilet inilah Kiki melahirkan bayi laki-laki.

Bayi malang itu kemudian dicekik hingga mati lemas. Dari pengakuannya, bayi itu kemudian jatuh ke closet. Kaki bayi sudah masuk ke dalam closet, namun bagian tubuh atas masih di luar closet.

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved