Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Buka Peluang Ambil Alih Pasar Tunjungan

Pemkot membuka peluang agar aset Pasar Tunjungan ditarik kembali dan dikelola Pemkot Surabaya untuk kemudian dilakukan revitalisasi.

Pemkot Surabaya Buka Peluang Ambil Alih Pasar Tunjungan
surya/fatimatuz zahro
Ketua DPRD Surabaya Armuji blusukan di Pasar Tunjungan Surabaya, Rabu (16/1/2019). Armuji mendorong Pemkot Surabaya kerjasama dengan pihak swasta untuk membangun kembali Pasar Tunjungan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Keluhan pedagang yang meminta agar Pasar Tunjungan segera direvitalisasi hingga kini belum menemui titik terang.

Pemkot Surabaya selaku pemilik pasar yang asetnya dikelola oleh perusahaan daerah Pasar Surya, mengaku masih belum bisa memutuskan lantaran kekosongan tiga direksi di PD Pasar Surya. Yaitu direktur utama, direktur pembinaan pedangan, direktur administrasi keuangan.

Proses reKrutmen untuk tiga posisi direksi itu kini sedang masuk ke tahap pengecekan background dan rekam jejak oleh wali kota.

Namun meski sudah ada direksi definitif, kemungkinan PD Pasar Surya bisa melakukan revitalisasi juga berat, mengingat kondisi utang perusahaan yang menumpuk hingga belasan miliar. Sedangkan revitalisasi Pasar Tunjungan diperkirakan membutuhkan dana Rp 100 miliar.

Oleh sebab itu, Pemkot membuka peluang agar aset Pasar Tunjungan ditarik kembali dan dikelola Pemkot Surabaya untuk kemudian dilakukan revitalisasi.

"Itu mungkin kami lakukan. Tapi tetap harus menunggu proyeksi direksi baru yang definitif untuk bisa memutuskan pasar Tunjungan mau diapakan. Namun kalau melihat keuangan PD Pasar Surya memang belum ada, belum memadai," kata Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Surabaya, Khalid, pada Surya, Rabu (23/1/2019).

Opsi untuk mengambil alih pasar Surya memang ada, akan tetapi kajian secara hukum tetap harus dilakukan. Mengingat secara adiminitrasi dan aset, Pasar Tunjungan ada di bawah kewenangan PD Pasar Surya.

"Kami menunggu dulu keputusan penetapan direksi definitifnya. Baru setelah itu bisa dibahas, dan tentunya melihat proyeksi strategis dari dirut terpilih dia punya rencana apa untuk Pasar Tunjungan," kata Khalid.

Sementara saat ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini belum memutuskan siapa direksi yang ia pilih untuk menduduki jabatan direktur utama, direktur administrasi dan keuangan, serta direktur pembinaan pedagang.

Menurut Risma, pihaknya masih melakukan pengecekan rekam jejak, yang bukan hanya melihat data dan catatan CV belaka, melainkan juga menanyakan kepada tetangga, tempat lama ia bekerja dan juga pengecekan pribadi yang lain.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved