Berita Gresik

Belum Daftarkan Pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan, Puluhan Perusahaan Dipanggil Kejari Gresik

Puluhan perusahaan di Gresik dipanggil Kejaksaan Negeri (Gresik) karena belum mendaftarkan para pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (23/1/2019).

Belum Daftarkan Pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan, Puluhan Perusahaan Dipanggil Kejari Gresik
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
Tim Datun Kejari Gresik memberikan penjelasan kepada para perwakilan perusahaan terkait hak pekerja yaitu pembayaran jaminan pensiun oleh perusahaan, Rabu (23/1/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Puluhan perusahaan di Gresik dipanggil Kejaksaan Negeri (Gresik) karena belum mendaftarkan para pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (23/1/2019).

Total ada 85 perwakulan perusahaan yang diundang di sana. Mereka kembali dipapari dengan Peraturan Pemerintah nomor 45 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun.

"Pemanggilan terhadap perusahaan ini karena perusahaan tidak mendaftarkan pekerjanya pada jaminan pensiun di BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2015," kata Kasi Datun Kejari Gresik, Andy, Rabu (23/1/2019).

Menurut Andy, sesuai PP no.45 Tahun 2015, perusahaan wajib mendaftarkan pekerjaannya ke program jaminan kerja pensiun.

"Kita mendorong perusahaan memberikan jaminan kesehatan dan jaminan pensiun bagi pekerjaannya," imbuhnya.

Sementara Kajari Gresik Pandoe Pramoekartika mengatakan bahwa kejaksaan negeri bisa menjadi pengacara bagi negara atau badan usaha milik negara (BUMN).

"Kita (Kejaksaan) itu bisa menjadi pengacaranya negara dan BUMN jika ada yang meminta. Seperti, BPJS ketenagakerjaan ini menyerahkan ke kejaksaan," kata Pandoe.

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved