Berita Gresik

Bupati Pastikan Stand UMKM di Alun-Alun Gresik untuk Kaum Dhuafa dan Warga KTP Gresik

Pemkab) Gresik memberikan ruang kepada para pelakuk UMKM untuk berjualan di Kompleks Alun-Alun Gresik

Bupati Pastikan Stand UMKM di Alun-Alun Gresik untuk Kaum Dhuafa dan Warga KTP Gresik
Tribunjatim.com/Willy Abraham
Alun-Alun Gresik masih ditutup seng, beberapa pedagang makanan masih berjualan di wilayah tersebut. 

SURYA.co.id | GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan ruang kepada para pelakuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk berjualan di Kompleks Alun-Alun Gresik. Stand UMKM sendiri diperuntukan bagi kaum dhuafa dan warga ber-KTP Gresik.

Rencananya Alun-alun Gresik akan dibuka pada bulan Maret mendatang dan menjari kawasan wisata religi. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, dan menyatakan setelah diresmikan dan memfungsikan alun-alun, dia berencana mengembangkan kawasan wisata religi.

Dengan demikian, Jalan Pahlawan tidak dilalui kendaraan bermotor pada hari Sabtu dan Minggu. Pihaknya menyiapkan paket kuliner lengkap dengan gerobak bagi pedagang kaki lima (PKL).

“Skala prioritas kami peruntukan bagi mereka para pedagang kaum dhuafa dan yang betul-betul membutuhkan,” kata Sambari.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag, Agus Budiono, menjelaskan stand jualan UMKM di kawasan Alun-Alun hanya dibuka pada hari Sabtu dan Minggu.

"Jadi tidak setiap hari buka," ujarnya, Selasa (22/1/2019).

Pihaknya telah menghitung stand yang saat ini berjumlah sekitar 60an. Ia memastikan stand tersebut diperuntukan bagi kaum dhuafa dan warga yang asli dan memiliki KTP Gresik.

"Untuk kuliner nanti diatur lagi agar bervariasi," jelasnya.

Saat ini Alun-Alun Gresik sedang dikebut pengerjaannya. Beberapa pedagang makanan berjualan di tepi alun-alun.

Laporan wartawan Tribunjatim.com, Willy Abraham

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved