Berita Surabaya

Ada 2 IMB Berbeda Dalam Pembangunan Basement yang Sebabkan Jl Gubeng Ambles

Polisi menemukan ada 2 IMB yang berbeda dalam proyek pembangunan basement yang memicu amblesnya jl Raya Gubeng di Surabaya.

Ada 2 IMB Berbeda Dalam Pembangunan Basement yang Sebabkan Jl Gubeng Ambles
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan saat meninjau lokasi Jl Raya Gubeng yang ambles dan kini sedang dalam proses perbaikan, Selasa (22/1/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan menyebutkan bahwa penyidik sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus amblesnya Jl Raya Gubeng. 

Penetapan tiga tersangka itu lanjut Irjen Pol Luki berdasarkan salah satu bukti, yaitu perencanaan dan pengerjaan basement di Jalan Gubeng yang berbeda tiap tahun.

"Prosesnya mulai 2012 perencanaan, 2013 sudah mulai pengerjaan. IMB keluar di tahun 2015 dengan 2 lantai ke bawah dan 20 ke atas. 2017 keluar IMB (Izin Mendirikan Bangunan) lagi 3 lantai ke bawah, 11 dan 26 ke atas," jelasnya saat meninjau lokasi galian basement.

Dengan demikian, ada 2 IMB bangunan yang berbeda dan berubah tiap tahun.

"Jadi ada keluar 2 IMB yang melanjutkan, namun dalam proses, speknya berbeda-beda semuanya," tegasnya.

"Sementara kami tetapkan dari sekian ini ada 3 tersangka dari PT. Saputra dua orang, dan PT. NKE satu orang, semua pelaksana. Inialnya RH, AL dan R, Perannya itu besok kami jelaskan," tambahnya.

Dalam pernyataannya Irjen Pol Luki penetapan 3 tersangka sudah cukup kuat. Sementara penyidikan akan terua belangsung mengingat yang terlibat dalam pembangunan basement ada 16 perusaan.

"Yang jelas 3 akan kami tetapkan jadi tersangka sudah cukup kuat untuk kami naikkan. Kota terus penyidikan, karena ada 16 perusahaan. Besok akan kami uraikan semuanya," tegasnya. 

Pengendara Motor Terseret 800 Meter di Kolong Mobil Toyota Innova di Lamongan

Driver Ojol Grab di Jombang Cabuli Penumpang di Bawah Umur

Identitas Korban Tewas Terseret Innova di Lamongan Diungkap dari Nopol Motor

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved