Berita Gresik

Target Retribusi Parkir 2019 Naik Dua Kali Lipat, Ini yang akan Dilakukan Dishub Gresik

Dishub Gresik akan optimalkan tempat parkir elektronik (TPE) yang telah menggunakan mesin e-Parkir, seluruh pengendara harus mempunyai e-Money.

Target Retribusi Parkir 2019 Naik Dua Kali Lipat, Ini yang akan Dilakukan Dishub Gresik
Tribunjatim.com/Willy Abraham
Sidak penerapan parkir elektronik oleh ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim dan Dishub Gresik di Jalan KH. Hasyim. Asy'ari, Rabu (16/1/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik akan optimalkan tempat parkir elektronik (TPE) yang telah menggunakan mesin elektronik parkir atau e-Parkir. Ke depannya, seluruh pengendara harus mempunyai e-Money.

Kepala Dishub Gresik, Nanang Setiawan, mengaku kendala yang dihadapi saat ini dalam mengoptimalkan TPE adalah banyak pengendara yang belum memiliki kartu e-Money.

"Bisa optimal bilamana e-money sudah berfungsi. Kami menunggu dengan bagian Badan Hukum Pemkab," ujarnya, Senin (21/1/2019).

Proses pengajuan telah dilaksanakan pada 2018, namun hingga saat ini belum juga selesai.

Rencananya, pembayaran menggunakan e-Money sejumlah bank. Pihaknya saat ini bersama Bank Jatim selaku pengelola kas daerah melakukan komunikasi.

Untuk saat ini banyak pemilik kartu e-Money mayoritas pengendara roda empat. Selain itu pengendara roda dua belum banyak memiliki kartu tersebut.

Pelaksanaan e-parkir selama ini hanya menggunakan pembayaran dari kartu yang dimiliki oleh juru parkir (Jukir) dengan harga Seribu rupiah untuk roda dua.

"Kalau mobil punya e-toll, kalau motor kan belum itu nanti yang kita berdayakan," tambahnya.

Pihaknya juga akan memaksimalkan jumlah mesin e-Parkir yang ada saat ini. Sebanyak 10 mesin e-Parkir berada di kawasan Pasar Kota Gresik.

Sembilan titik berada di Jalan Samanhudi dan satu titik di Jalan Kali Tutup.

"Tahun ini kita tidak menambah mesin e-Parkir, kita manfaatkan yang ada," terangnya.

Penerapan mesin e-Parkir di Kabupaten Gresik merupakan yang kedua di Jawa Timur berada di bawah Kota Surabaya.

Target yang dicanangkan untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir pada tahun ini adalah Rp 4,357 Miliar.

Meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp 1,8 Miliar.

Laporan wartawan Tribunjatim.com, Willy Abraham

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved