Berita Surabaya

Rachmawati Soekarno Putri Dilaporkan ke Polda Jatim Soal Dugaan Penipuan Investasi Properti di Batu

Rachmawati Soekarno Putri Dilaporkan Ke Polda Jatim Terkait Dugaan Penipuan Investasi Properti di Kota Batu

Rachmawati Soekarno Putri Dilaporkan ke Polda Jatim Soal Dugaan Penipuan Investasi Properti di Batu
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Korban dugaan penipuan pembelian Condotel di Batu melapor ke SPKT Polda Jatim, Senin (21/1/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rachmawati Soekarno Putri selaku Komisaris Utama PT Berkat (Batu Emerald Condotel) di laporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, Senin (21/1/2019).

Wanita bernama asli Diah Pramana Rachmawati Soekarno itu dilaporkan oleh pengacara Barlian Ganesi dkk, sebagai kuasa hukum korban (Konsumen) yang merasa ditipu pembelian beberapa unit Condotel di Jl Oro-oro ombo kawasan Jatim Park Kota Batu.

Pengacara Barlian Ganesi mengatakan pihaknya melaporkan PT Berkat terkait dugaan penipuan investasi pembelian Condotel yang merugikan kliennya senilai Rp 7 Miliar.

Adapun yang dilaporkan ke Polda Jatim yaitu Rachmawati Soekarno Putri selaku Komisaris Utama, Muhammad Fadlan Direktur Utama, dua Direktur Adi Saksono dan Michael Pascharelli Nadu.

"Mereka janji 2016 selesai pembangunan Condotel namun hingga 2019 belum teralisasi, itu yang kami laporkan," ungkapnya di Mapolda Jatim, Senin (21/1/2019).

Barlian Ganesi menjelaskan ada 30 User yang membeli Condotel dari PT Berkat. Pembelian itu dibayar lunas dan separo dari harga Condotel mulai dari Rp 400 Juta dan 800 juta di Kota Batu.

"Kami membawa barang bukti mulai dari kwitansi dan transfer pembayaran, surat jual beli, poster Condotel dan masih banyak lagi," bebernya.

Nuning Tyas Widyowati pengacara korban menambahkan pihaknya sudah melayangkan somasi kedua terhadap yang bersangkutan penanggung jawab PT Berkat.

"Kami sudah menempuh jalur kekulargaan tapi tidak ada titik temu karena itulah kami memilih jalur hukum melaporkannya ke Polda Jatim," jelasnya.

Made Polos Minadi (59) warga Pondok Tjandra Sidoarjo merupakan satu di antara 30 korban dugaan penipuan investasi pembelian Condotel di Kota Batu dari PT Berkat.

Menurut dia, transaksi pembelian Condotel itu dilakukannya pada 2013 yang dijanjikan oleh PT Berkat pembangunannya selesai hingga 2016.

"Kami sudah mengecek di lokasi belum ada apa-apa bangunannya masih rata," ucapnya.

Ditambahkannya, pihaknya sudah melampirkan seluruh barang bukti ke dalam berkas pelaporan. Ia berharap PT Berkat bertanggung jawab dan mengembalikan uang yang sudah dibayar via tranfer Bank BCA.

"Ini bukti tranfer ke PT Berkat senilai Rp 200 juta, kita merasa ditipu," pungkasnya sembari menunjukkam selembar bukti transfer warna biru itu.

Hingga berita ini ditulis, Rachmawati Soekarno Putri belummemberikan komentar sebagai bentuk klarifikasi atas laoran yang dilakukan  pengacara Barlian Ganesi dkk ke SPKT Polda Jatim.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved