Berita Tulungagung

Petani Tulungagung Tersambar Petir di Sawah, Sempat Dibawa ke RS Tapi Nyawanya Tak Tertolong

Petani Tulungagung tersambar petir saat menyiangi rumput di sawah, sempat dibawa ke RS tapi nyawanya tak tertolong

Petani Tulungagung Tersambar Petir di Sawah, Sempat Dibawa ke RS Tapi Nyawanya Tak Tertolong
surya/istimewa
Jenazah Yasir, petani asal Dusun Contong, Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, yang tewas tersambar petir, Senin (21/1/2019) 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Nasib naas dialami Yasir (50), petani asal Dusun Contong, Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Senin (21/1/2019).

Saat tengah bekerja membersihkan rumput di sawahnya, Yasir tersambar petir.

Yasir berangkat ke sawah sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat itu cuaca tengah turun hujan rintik-rintik.

Belum lama ia bekerja menyiangi rumput, tiba-tiba petir menggelegar.

Kilatan apinya mengambat Yasir yang tengah bekerja.

"Menurut saksi mata, petani yang ada di lokasi, Tarmuji (49), korban ambruk setelah tersambar petir," terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji.

Tarmuji buru-buru membopong tubuh Yasir pulang.

Seorang perangkat bernama Arif kemudian membawanya ke Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung.

Namun korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Korban tak tertolong karena mengalami luka bakar akibat kilatan petir yang menyambarnya," sambung Sumaji.

Polisi sempat melakukan olah TKP dan memeriksa tubuh korban bersama tim medis.

Korban dipastikan meninggal karena sambaran petir, bukan penganiayaan.

"Keluarga sudah ikhlas dan menganggap sebuah bencana. Mereka segera mengurus jenazah untuk lekas dimakamkan," pungkas Sumaji.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved