Berita Tulungagung

Pendekar Silat Terdakwa Penyerangan Desa Suruhan Lor Tulungagung Divonis Setahun Tiga Bulan

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), penjara selama setahun delapan bulan.

Pendekar Silat Terdakwa Penyerangan Desa Suruhan Lor Tulungagung Divonis Setahun Tiga Bulan
surya/david yohannes
Gusti Anggra Kusuma (baju kuning) selepas sidang putusan di PN Tulungagung, Senin (21/1/2019). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Gusti Anggra Kusuma (19), pendekar silat yang menjadi terdakwa penyerangan Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung akhirnya diputus bersalah.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung yang diketuai Johanis Hehamony menjatuhkan hukuman satu tahun tiga bulan kepada terdakwa, Senin (21/1/2019).

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), penjara selama setahun delapan bulan.

"Terdakwa bukan aktor intelektual, serta dilihat kualitatif perbuatannya," terang Humas PN Tulungagung, Yuri Adriansyah.

Selepas sidang majelis hakim berpesan, agar Anggra tidak melakukan perbuatan serupa, karena selain mengganggu ketertiban umum, juga mencoreng nama baik perguruan silat.

Yuri menambahkan, hal yang meringankan karena perbuatan pelaku dipicu provokasi orang lain.

Selama persidangan Anggra dinilai kooperatif, mengakui perbuatannya dan mengaku menyesal.

"Dia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," sambung Yuri.

Selain itu Anggra juga selama belum pernah melakukan perbuatan serupa, dan belum pernah dihukum.

Sementara penasehat hukum Anggra, Achmad Yani mengaku keberatan dengan keputusan majelis hakim.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved