Berita Mojokerto

Kesimpulan Sementara Polisi Tentang Kematian Pria yang Ditemukan Mengapung di Sungai Kali Papat

Polisi membuat kesimpulan sementara perihal kematian Ngadi, pria yang ditemukan mengapung tak bernyawa di sungai Kali Papat, Mojokerto.

Kesimpulan Sementara Polisi Tentang Kematian Pria yang Ditemukan Mengapung di Sungai Kali Papat
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Proses evakuasi mayat Ngadi yang ditemukan mengapung di Sungai Kali Papat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Polisi membuat kesimpulan sementara perihal kematian Ngadi, pria yang ditemukan mengapung tak bernyawa di sungai Kali Papat, Dusun Ketintang, Desa Bakalan, Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (21/1/2019).

Polisi menduga, pria 63 tahun itu meninggal dunia karena tenggelam. 

Sebab, saat ditemukan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Ngadi.

"Korban tewas tenggelam. Untuk luka-luka pada tubuh korban akibat benturan dengan bebatuan sungai," kata Kapolsek Gondang, AKP AW Santoso.

Terkait kronologi, Santoso mengatakan bahwa Sabtu (19/1/2019) malam, Ngadi memberi makan ternaknya di kandang yang tak jauh dari bibir sungai. 

"Dugaan sementara, saat memberi makan, dia terpeleset karena jalan licin akibat hujan pada saat memberi makan ternaknya," ujarnya.

Sementara korban ditemukan dengan keadaan tak berbusana. Menurut keterangan keluarga yang didapat Santoso, saat memberi ternak korban mengenakan sarung dan kemeja.

"Kemungkinan baju terkena arus mengingat pada saat itu banjir dan arus deras," pungkasnya. 

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai di Mojokerto Diduga akibat Terpeleset lalu Tenggelam 

Pria yang Mayatnya Mengapung di Kali Papat Mojokerto Sudah 2 Hari Tak Pulang

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved