Ekonomi Bisnis

Jadi Sub Holding Gas, PGN Siapkan Kenaikan Lini Niaga dan Usaha Transmisi Gas Bumi

PGN mematok mematok target mampu menggarap lini niaga gas bumi hingga 935 BBTUD untuk 2019 ini

Jadi Sub Holding Gas, PGN Siapkan Kenaikan Lini Niaga dan Usaha Transmisi Gas Bumi
istimewa
Kegiatan petugas PGN dari sektor hulu di sebuah pengeboran gas on shore. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk mematok mematok target mampu menggarap lini niaga gas bumi hingga 935 BBTUD untuk 2019 ini. Sedangkan dari segmen usaha transmisi gas, PGN group menargetkan sebesar 2.156 MMSCFD sepanjang tahun ini.

"Untuk jumlah pelanggan yang akan dikelola PGN direncanakan mencapai 244.043 pelanggan. Dari sisi infrastruktur, Sub Holding Gas terus melaksanakan pengembangan infrastruktur yang ditargetkan sampai dengan akhir 2019 total pengelolaan infrastruktur sepanjang 10.547 kilometer," jelas Gigih Prakoso, Direktur Utama PGN, Senin (21/1/2019).

Target tersebut dipatok bersamaan dengan status sebagai Sub Holding Gas, setelah resmi mengakusisi 51 persen saham dari PT Pertamina Gas (Pertagas).

Gigih mengungkapkan target-target itu akan dicapai seiring dengan pelaksanaan program kerja yang efektif.

Gigih mencontohkan pengembangan segmen distribusi di pasar utama dan optimalisasi operasi dan aset di Jawa bagian Barat dan Timur termasuk penyelesaian jalur pipa di beberapa lokasi.

"Selain itu, sebagai Sub Holding Gas, kami juga diamanatkan untuk melakukan percepatan pembangunan dan pengoperasian Jargas. Target hingga 2025 sesuai Rencana Umum Energi Nasional, mencapai 4,7 juta SRT (Sambungan Rumah Tangga)," ungkap Gigih.

Untuk dapat merealisasikan target tersebut, PGN mengharapkan dukungan dari pemerintah dan seluruh stakeholder.

"Kami optimis di tahun 2019 ini akan mencapai target tersebut," kata Gigih.

Apalagi kinerja di tahun 2018, distribusi gas bumi oleh PGN masih berjalan pada tren positif.

Sampai dengan triwulan ketiga 2018 volume penjualan gas bumi PGN sebesar 849 BBTUD.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved