Berita Pasuruan

Duka Keluarga Korban Pembunuhan Sadis di Pasuruan, Inginkan Tiga Pelakunya Dihukum Mati

Duka keluarga korban pembunuhan sadis di Pasuruan, inginkan tiga pelakunya dihukum mati

Duka Keluarga Korban Pembunuhan Sadis di Pasuruan, Inginkan Tiga Pelakunya Dihukum Mati
surya/galih lintartika
Dua pria ditemukan tewas mengenaskan di depan rumah Nurul Huda, Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (20/1/2018) 

SURYA.co.id | PASURUAN - Satu dari dua korban pembunuhan yang dibakar dan diikat, Sya'roni (60) warga Pajaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan dimakamkan di rumahnya, Senin (21/1/2019).

Suasana duka sangat menyelimuti rumah ini.

Banyak orang yang datang ke rumah duka untuk memberikan santunan dan berbelasungkawa.

Korban meninggalkan tiga orang anak dan satu istri.

Sekadar diketahui, korban ini merupakan petani dan ustadz di lingkungan rumahnya. Ia juga seorang guru ngaji.

Di hadapan anak-anaknya, korban adalah sosok yang baik dan pelindung keluarga.

Anak-anak korban menuntut polisi menghukum pelaku seberat-beratnya karena telah membunuh ayahnya.

"Harapan kami ya tersangka ini dihukum seberat-beratnya, setimpal dengan perbuatan yang dilakukannya terhadap ayah saya ini," kata M Ubaidillah, salah satu anak Sya'roni usai pemakaman.

Pelayat berdatangan ke rumah Syaroni (60) warga Pajaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, yang ditemukan tewas mengenaskan, Minggu (20/1/2019).
Pelayat berdatangan ke rumah Sya'roni (60) warga Pajaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, yang ditemukan tewas mengenaskan, Minggu (20/1/2019). (surya/galih lintartika)

Menurut dia, keluarga masih tidak terima atas perlakuan kejahatan yang dialami ayahnya ini.

Ia pun menyebut kalau bisa tiga pelakunya dihukum mati.

Halaman
1234
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved