Berita Tuban

Ampo, Camilan Berbahan 'Tanah Liat' dari Tuban, Sudah Ada Sejak Zaman Belanda

Ampo, camilan dari tanah liat, bisa ditemukan di Dusun Trowulan, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Tuban

Ampo, Camilan Berbahan 'Tanah Liat' dari Tuban, Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
surya/m sudarsono
Sarpik pembuat ampo, makanan dari tanah liat asal Tuban, menunjukkan irisan ampo yang belum siap makan 

SURYA.co.id | TUBAN - Umumnya makanan yang disajikan untuk camilan terbuat dari bahan tepung terigu. Namun, apa jadinya jika makanan ringan terbuat dari bahan dasar tanah liat? Tentu sulit dibayangkan.

Tapi di Tuban, ada camilan yang memang dibuat dari tanah liat. Makanan yang diberi nama Ampo ini bisa ditemukan di Dusun Trowulan, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Hanya satu keluarga yang membuat makanan tak biasa ini, yakni keluarga Rasimah (70). Disampaikan Sarpik (40), pembuatan ampo ini sudah berlangsung lama, jika dihitung berdasarkan tahun mungkin sudah ada sejak zaman Belanda.

Sarpik mengungkapkan pembuatan ampo ini sudah turun temurun lima generasi hingga sekarang. 

"Sudah lama, ini sudah lima generasi, saya yang kelima," Kata Sarpik yang tak lain anak Rasimah kepada Surya, Senin (21/1/2019).

Dia menjelaskan alasannya masih membuat ampo, menurutnya ini adalah upaya untuk melestarikan usaha keluarga, karena di Tuban hanya dia seorang yang masih eksis memproduksi ampo.

Apalagi saat ini ibunya, Rasimah sudah berusia tua dan tak lagi energik seperti dirinya.

Usaha ini pun tetap ia tekuni, meski diakuinya tidak banyak produksi yang dihasilkan setiap harinya.

"Sehari bisa menghasilkan 8-12 kilogram ampo, ada yang dijual di pasar dan disimpan di rumah untuk menyediakan yang mau beli," papar Ibu empat anak tersebut.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved