Berita Pasuruan

Identitas 2 Pria yang Tewas Terbakar dengan Tangan-Kaki Terikat Berdempetan, Ini Penjelasan Polisi

Ini Identitas Dua Pria yang Tewas Terbakar dengan Tangan dan Kaki Terikat Saling Berdempetan, Ini Penjelasan polisi

Identitas 2 Pria yang Tewas Terbakar dengan Tangan-Kaki Terikat Berdempetan, Ini Penjelasan Polisi
Surabaya.Tribunnews.com/Galih Lintartika
Petugas seang mengevakausi jenazah pria yang diduga dibakar di Pasuruan, Minggu (20/1/2019). Identitas 2 Pria yang Tewas Terbakar dengan Tangan-Kaki Terikat Berdempetan, Ini Penjelasan Polisi 

SURYA.co.id | PASURUAN  - Dua pria yang ditemukan tewas diduga dibakar sudah teridentifikasi identitasnya. Ini setelah polisi melakukan olah TKP setelah mendatangi lokasi kejadian di rumah Nurul Huda, Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (20/1/2018) pagi.

Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo menjelaskan, dari hasil olah TKP sementara, pihaknya berhasil mengidentifikasi identitas kedua pria yang ditemukan dalam kodisi terbakar.

Dua pia ditemukan terbakar diketahui dari sidik jari kedua korban yang ditemukan dalam kondisi terikat, berdempetan.

Mereka adalah Sya'roni (60) warga Dusun Pejaten, Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Dan satunya adalah Imam Sya'roni (70) warga Desa Selorentek, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Mudah - mudahan kami bisa segera mengungkap kasus ini. Untuk sementara kami sudah mengetahui identitas korbannya. Kami juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Kami mohon doa agar bisa cepat mengungkap kasus ini," sebut Rizal Martomo di lokasi kejadian, Minggu (20/2019).

Diberitakans ebelumnya, dua orang laki - laki ditemukan tewas mengenaskan di depan rumah Nurul Huda, Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (20/1/2018) pagi.

Dua laki - laki itu ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Kaki dan tangannya terikat dan sekujur tubuhnya dalam kondisi terbakar.

Nurul Huda mengetahui pertama saat dirinya membuka pintu rumahnya. Ia melihat di depan bangunan rumahnya yang terbuat dari bambu itu ada benda besar.

"Saya tahunya kan pas shubuh itu ya. Masih gelap dan samar. Terus begitu saya dekati, ternyata itu manusia. Saya kaget karena tubuhnya terbakar semuanya. Gosong itu," aku dia.

Ia pun tidak mengetahui darimana asal dua laki - laki yang ditemukan di depan rumahnya itu. Ia juga baru saja tahu kalau ternyata itu dua mayat yang kondisinya terikat.

"Saya minta tolong warga dan kami lihat bersama - sama. Begitu saya lihat bersama warga, kondisinya sudah mengenaskan. Kami juga sempat menyiram air ke tubuh mereka. Karena saat kami lihat masih sedikit keluar asapnya," akunya.

Sementara itu, Nurul Huda langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Tak lama, kepolisian tiba di lokasi kejadian. Korps Bhayangkara langsung mengevakuasi jenazah korban dan dibawa langsung ke RS Bhayangkara Pusdik Shabara Porong, Sidoarjo.

Jenazah diotopsi di sana. Selain itu, tim identifikasi Polres Pasuruan juga langsung melakukan pemeriksaan. Sejumlah barang yang ada di lokasi kejadian diamankan. Satreskrim Polres Pasuruan pun langsung melakukan olah TKP.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved