Citizen Reporter

Eskul Baru di SMAN 3 Bangkalan Madura, Komunitas Lingkungan Hidup Aktif Mendaur Ulang Limbah

KLH diadakan setiap Sabtu, mulai pukul 08.00. Salah satunya tentang daur ulang limbah yang dapat dijadikan produk yang bisa terpakai lagi.

Eskul Baru di SMAN 3 Bangkalan Madura, Komunitas Lingkungan Hidup Aktif Mendaur Ulang Limbah
foto: istimewa
SMAN 3 Bangkalan membentuk ekstrakurikuler baru yakni Komunitas Lingkungan Hidup (KLH) yang kegiatannya setiap Sabtu. 

EKSTRAKURIKULER (ekskul) Komunitas Lingkungan Hidup (KLH) adalah ekstrakulikuler baru yang ada di SMAN 3 Bangkalan. Ekskul itu berbeda dengan ekskul pada umumnya dan lazim ada hampir di setiap sekolah.

Pramuka dan PMR, misalnya, sudah tidak asing lagi. Akan tetapi, di SMAN 3 Bangkalan KLH masih menjadi ekskul baru. Karena baru itulah, banyak yang belum memahami aktivitas mereka.

KLH diadakan setiap Sabtu, mulai pukul 08.00. KLH berdampak positif bagi para siswa. Salah satunya tentang daur ulang limbah yang dapat dijadikan produk yang bisa terpakai lagi.

Siswa secara tidak langsung termotivasi untuk memahami dunia karena perilaku adaptasi secara biologis yang merekalakukan.

Para siswa secara aktif membangun dunia kognitif. Informasi yang didapatkan tidak langsung diterima begitu saja ke dalam skema kognitif mereka. Siswa tidak hanya mengorganisasikan apa yang dialami dan diamati.

Mereka dapat mengolah cara berpikir sehingga memunculkan ide baru. Dengan demikian, siswa menjadi lebih peka dan memiliki moral yang baik sehingga menjadi modal utama di dalam berperilaku etis.

Syamsul Arifin siswa X IPS 3 menuturkan, banyak informasi yang sangat bermanfaat. Salah satunya belajar cara memilah-milah sampah antara sampah organik dan anorganik.

“Kami diajak mengolah sampah organik supaya menjadi pupuk yang digunakan untuk merawat pohon. Sampah anorganik supaya menjadi kerajinan tangan yang dapat digunakan kembali,” ujarnya, Sabtu (10/11/2018).

Syamsul yang mewakili anggota KLH menunjukkan sisi positif KLH yang diadakan di sekolah. Mereka memiliki pemahaman baru tentang lingkungan. Jika dimulai sejak usia muda, pengetahuan akan pengelolaan lingkungan dapat memberi manfaat lebih.

Mereka juga diajak menularkan pengetahuan yang dimiliki agar semakin banyak anak muda yang peduli lingkungan.

Ataria Wulansari
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
STKIP PGRI Bangkalan
atariawulansari3@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved