Pilpres 2019

Alasan Pengamat Politik Sebut Gus Ipul Bisa Jadi Sosok Penentu Kemenangan Capres di Jatim

Menurut Novri, Jawa Timur memiliki peran penting dalam dinamika politik nasional. Yang mana, Gus Ipul berperan besar di dalamnya.

Alasan Pengamat Politik Sebut Gus Ipul Bisa Jadi Sosok Penentu Kemenangan Capres di Jatim
surya/bobby kolloway
Pengamat politik dari Unair, Novri Susan dalam sebuah acara di Surabaya, Rabu (30/8/2017). Novri Susan menyebut Gus Ipul bisa jadi sosok penentu kemenangan capres di Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengamat Politik, Novri Susan, menyatakan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) masih memiliki peran penting dalam pemilihan presiden 2019.

Sikap politik Gus Ipul dinilai akan berdampak besar terhadap kubu paslon nomor urut 1, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin maupun paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Novri, Jawa Timur memiliki peran penting dalam dinamika politik nasional. Yang mana, Gus Ipul berperan besar di dalamnya.

"Jawa Timur menjadi penentu dalam pilpres. Kemenangan Pilpres antara Jokowi dan Prabowo sangat ditentukan oleh Jawa Timur," katanya, Jumat (18/1/2019).

Menurut Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik (Puspek) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Airlanggar Unair) ini, dukungan dari Gus Ipul akan menambah signifikan suara Jokowi di Jatim.

Bahkan, presentasi peningkatannya bisa mencapai 15 persen. "Kalau misalnya Gus Ipul mendukung Jokowi saja, prosentase kemenangan paslon nomor urut satu bisa di atas 80 persen," kata Novri.

Novri memperkirakan, dibanding dekat dengan Prabowo-Sandi, kemungkinan besar Gus Ipul akan mendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Gus Ipul memang belum mementukan paslon yang mana. Namun, gesturenya sepertinya akan masuk dalam capres nomor satu," kata Novri.

"Nantinya, sikap politik Gus Ipul akan terlihat pasca selesainya masa jabatan beliau pada Februari mendatang," katanya menambahkan.

Ia mencontohkan basis massa Gus Ipul yang diraih pada pemilihan gubernur silam. Yang mana, Gus Ipul kala berpasangan dengan Calon Wakil Gubernur, Puti Guntur Soekarno meraih 9.076.014 suara atau sekitar (46,45 persen) suara di Jatim.

Menurut Novri, basis massa ini membuktikan solidnya suara Gus Ipul dari kalangan Nahdliyin.

"Gus Ipul memiliki basis massa yang solid di kalangan nahdliyin. Sehingga, mobilisasi massa akan lebih mudah," katanya.

Penjelasan Novri itu pun selaras dengan pernyataan Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI). Sebelumnya, Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI) mengatakan bahwa dukungan kiai sepuh dan ulama di Jawa Timur belum utuh di pemilihan presiden 2019.

Ketua IGGI Jatim, KH Ahmad Fahrur Rozi mengatakan bahwa saat ini mayoritas kiai dan ulama menunggu sikap sekaligus rekomendasi dari salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

"Para ulama masih menunggu Gus Ipul. Para ulama yang selama ini mendukung Gus Ipul, masih menunggu sikap resmi Gus Ipul," katanya kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (18/1/2019). 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved