Berita Surabaya

4 Pengakuan Pembunuh Esther Lilik Buang Mayat ke Tong Plastik,'Coba Diberi Rp 100 Ribu Gak Terjadi'

4 Pengakuan Pembunuh Esther Lilik Buang Mayat ke Tong Plastik ,'Coba Diberi Rp 100 Ribu Gak Terjadi'

4 Pengakuan Pembunuh Esther Lilik Buang Mayat ke Tong Plastik,'Coba Diberi Rp 100 Ribu Gak Terjadi'
SURYA.co.id/Kanurika Anisa
Dua pemuda Gresik yang menjadi tersangka pembunuhan majikannya ditangkap anggota Polrestabes Surabaya, Jumat (18/1/2019). Fakta-Fakta 2 Pemuda Gresik Bunuh Ester Lilik lalu Mayatnya Dibuang di Romokalisari Surabaya. 

SURYA.CO.ID - Pengakuan mengejutkan diiungkapkan Syaifur Rizal (19) dan Muhammad Ari (20), tersangka pembunuh Esther Lilik, pengusaha Laundry Surabaya. 

Dua pemuda asal Bawean Gresik ini tega membunuh majikannya Esther LIlik karena serangkaian dendam pribadi.

Bahkan tak cuma membunuh Esther LIlik, dua pemuda ini tega membuang mayatnya ke dalam tong plastik hijau di semak-semak Jalan Romokalisari, Surabaya, Jawa Timur.

Bagaimana sampai pembunuhan tragis itu terjadi, berikut pengakuan Syaiful RIzal dan Muhammad Ari kepada wartawan Ttibun Jatim (grup surya.co.id): 

1. Sakit Hati Dimarahi

Syaifur Rizal dan Muhammad Ari  merencanakan aksinya karena sakit hati pada korban.

Keduanya membunuh Ester Lilik (51) di tempat mereka bekerja, Jalan Simpang Darmo Permai Selatan XV Surabaya, Senin (14/1/2019).

Saat itu, sekitar pukul 17.40 WIB, korban datang dalam kondisi marah mendapati pagar ruko terbuka,

Ia kemudian mengusir tersangka.

Kemarahan korban menyulut emosi kedua tersangka.

Detik-detik Pengusaha Wanita Esther Lilik Dibunuh 2 Pemuda Lalu Mayat Dimasukkan Tong, Ini Motifnya

Pembunuh Esther Lilik yang Dibuang di Tong Romokalisari Surabaya Terkuak Berkat Sprei Hotel ini

Kronologi Lengkap Pembunuhan Esther Lilik oleh Dua Karyawannya

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved