Berita Tuban

Musim Demam Berdarah, RSUD Dr Koesma Tuban Sudah Tangani 35 Pasien

Direktur RSUD Dr Koeman Tuban, Saiful Hadi mengatakan, pihaknya sudah menangani 35 pasien demam berdarah.

Musim Demam Berdarah, RSUD Dr Koesma Tuban Sudah Tangani 35 Pasien
surya/m sudarsono
Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, Dr Saiful Huda saat mengecek pasien anak demam berdarah 

SURYA.co.id | TUBAN - Demam berdarah kini mulai menyerang masyarakat Tuban, seiring masuknya musim hujan yang dimulai bulan Januari. Penyakit yang dikenal dengan nama Dengue Haemorrhagik fever (DHF) telah menjangkit anak-anak maupun orang dewasa, melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Korbannya pun tak sedikit, setidaknya RSUD Dr Koeman Tuban sudah menangani 35 pasien. Direktur RSUD Dr Koeman Tuban, Saiful Hadi mengatakan, pihaknya sudah menangani 35 pasien demam berdarah.

Adapun rinciannya, untuk hemoragic atau yang berdarah ditandai bintik merah di bawah kulit ada 11 pasien, dengue fever tanpa tanda-tanda darah sebanyak 24 pasien.

"Kami sudah menangani 35 pasien demam berdarah, tapi sebagian besar sudah pulang," kata Saiful kepada wartawan saat mengecek pasien, Jumat (18/1/2019).

Dia menjelaskan, dari jumlah total yang ditangani, 33 sudah dibolehkan pulang karena kondisinya membaik.

Sedangkan untuk dua pasien masih dalam perawatan, meski sudah menunjukkan tanda-tanda keadannya membaik.

"Yang pulang 33, ini masih dua pasien usia anak-anak masih dirawat," sambungnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan setempat itu menambahkan, jika yang rentan terkena demam berdarah adalah usia anak-anak.

Oleh karena itu, Saiful meminta masyarakat berhati-hati dalam menjaga kebersihan rumah.

Apabila ditemukan tanda-tanda ada keluarga yang terjangkit demam berdarah, maka segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit agar mendapat penanganan.

"Umumnya menyerang anak-anak, saya harap semua menjaga kebersihan rumah, dan jika terdapat tanda-tanda demam berdarah agar segera ditangani," ujarnya.

Adapun gejala demam berdarah yaitu demam mendadak, nyeri pada otot, sakit kepala parah dan sakit pas bagian belakang mata, mual dan muntah, serta kelelahan

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved