Berita Malang Raya

Kota Malang Krisis Air Bersih, PDAM Meminta Maaf dan Janji Lakukan Live Streaming Proses Perbaikan

PDAM Kota Malang meminta maaf karena krisis air bersih yang terjadi di sejumlah daerah di Kota Malang.

Kota Malang Krisis Air Bersih, PDAM Meminta Maaf dan Janji Lakukan Live Streaming Proses Perbaikan
surya malang/sofy sibarani
Wali Kota Malang, Sutiaji, saat melakukan sidak di salah satu tandon beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | MALANG - Manajemen PDAM Kota Malang meminta maaf kepada masyarakat yang turut menjadi korban krisis air bersih, Jumat (18/1/2019).

Permohonan maaf itu disampaikan langsung oleh Plt Dirut PDAM Kota Malang, Anita Sari, Jumat (18/1/2019).

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya. Pelayanan ini memang tidak bisa memuaskan. Tapi kami tetap berupaya meningkatkan pelayanan. Kami juga tidak ingin dikomparasi," ujar Anita, Jumat (19/1/2019).

Ditemani beberapa pejabat PDAM Kota Malang, Anita menjelaskan, normalisasi terakhir di Perumahan BTU, Kelurahan Madyopuro, Kedungkandang pada 15 Januari 2019.

Anita memaparkan, anomali yang terjadi akibat gangguan pada suplai air yang ada di Buring Atas.

"Itu mengalami anomali terdeteksi di TWUIN Comand Center lalu kami lajukan tracing. Setelah anomali tersebut, kami lakukan normalisasi. Kami lakukan pembuangan angin," ujar Anita, Jumat (18/1/2019).

Debit Air PDAM di Sejumlah Wilayah di Kota Malang Akan Turun Drastis. Ini Daftarnya

Pencuri Motor di Tuban Bersimpuh di Kaki Korbannya Sambil Menangis dan Meminta Maaf

Dijelaskan Anita, anomali terjadi akibat adanya sampah yang menyumbat. Sampah itu berasal dari sisa-sisa proyek pembangunan dahulu.

"Sampah yang menjadikan buntu, indikasinya, sampah bekas proyek lalu. Memang itu adalah proyek hibah. Tidak ada pembersihan pipa saat serah terima," jelasnya.

Agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, PDAM Kota Malang akan melakukan redesian pipa air. Redesain itu untuk memudahkan petugas membersihkan sampah yang masuk ke dalam pipa.

Selain itu, PDAM juga akan memperbesar strainer pipa air. Dengan strainer yang besar, diharapkan kebuntuan saluran bisa diatasi.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved