Berita Tulungagung

Jembatan Ngujang 2 Tulungagung Dipakai Nongkrong Warga, Polisi akan Berlakukan Tilang

Banyak di antara mereka yang memarkir motor di bahu jalan, dan nongkrong di atas Jembatan Ngujang 2 Tulungagung.

Jembatan Ngujang 2 Tulungagung Dipakai Nongkrong Warga, Polisi akan Berlakukan Tilang
surya/david yohannes
Spanduk larangan berhenti di Jembatan Ngujang 2 Tulungagung yang sering dipakai nongkrong warga. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Jembatan Ngujang 2 yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo masih menjadi daya tarik warga Tulungagung.

Jembatan ini melintasi Sungai Brantas, dan menghubungkan Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol dan Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru.

Dari atas jembatan, kita bisa menyaksikan aliran Brantas yang berkelok-kelok di antara batu dan tanah padas.

Sejauh mata memandang, aliran sungai ini diapit pemandangan hijau di tepinya.

Pemandangan inilah yang membuat warga betah berlama-lama di atas jembatan.

Banyak di antara mereka yang memarkir motor di bahu jalan, dan nongkrong di atas jembatan ini.

Belakangan kebiasaan warga ini membuat polisi gerah.

Sebab selain membahayakan diri sendiri, nongkrong di jembatan ini mengganggu lalu lintas.

Apalagi Jembatan Ngujang 2 sangat penting untuk mengurangi beban jembatan Ngujang lama.

“Jembatan bukan tempat selfie apalagi sampai nongkrong di atasnya. Sangat berbahaya untuk keselamatan bersama,”ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved