Berita Tuban

Program Parkir Berlangganan Tuban Jadi Percontohan Daerah Lain

Keberhasilan mengelola parkir berlangganan itu membuat Dishub Tuban menjadi percontohan daerah lain, hingga beberapa daerah melakukan studi banding

Program Parkir Berlangganan Tuban Jadi Percontohan Daerah Lain
surya/m sudarsono
Kondisi parkir berlangganan di depan pengadilan agama Tuban 

SURYA.co.id | TUBAN - Parkir berlangganan di Kabupaten Tuban dinilai efektif dalam menyumbang pendapatan daerah. Keberhasilan mengelola parkir berlangganan itu membuat Dishub Tuban menjadi percontohan daerah lain, hingga beberapa daerah melakukan studi banding.

"Beberapa daerah di luar jatim sudah studi banding di Dishub Tuban," Kata Sekretaris Dishub Tuban, Gunadi dikonfirmasi, Kamis (17/1/2019).

Dia menjelaskan, adapun daerah itu adalah Rembang, Jawa Tengah, Dompu NTB, dan Tangerang sebanyak dua kali.

Sedangkan daerah yang baru komunikasi melalui telepon yaitu Pasuruan, Probolinggo dan Bandung. Selain itu ada salah satu kabupaten dari Kalimantan.

"Ya karena dinilai efektif, beberapa daerah berkunjung untuk studi banding di Tuban. Bahkan, daerah jatim yang sudah lebih dulu menerapkan parkir berlangganan tertarik untuk mengubah seperti konsep Tuban," Pungkasnya.

Adapun konsep parkir berlangganan Dishub Tuban yaitu dalam pembayaran retribusi parkir dilakukan bersamaan dengan pajak tahunan kendaraan di Samsat.

Uang retribusi secara otomatis masuk ke kas daerah, dan tidak mungkin terjadi kebocoran. 

Untuk retribusi sepeda motor per tahun Rp 20 ribu, mobil penumpang atau barang per tahun Rp 40 ribu, dan kendaraan bus atau truk Rp 60 ribu.

Parkir berlangganan ini berlaku selama setahun. Pemilik kendaraan plat S Tuban dibebaskan bayar parkir di lahan yang dalam pengelolaan dan pengawasan Dishub.

Pada 2018, target retribusi parkir Rp 7.824.080.000, namun yang didapat justru mencapai Rp 8.390.254.000.

Atas capaian tersebut, Dishub selaku leading sektor menarget 2019 retribusi parkir berlangganan nilainya mencapai Rp 8.261.840.000. Meningkat sekitar Rp 400 juta dibandingkan dengan target tahun 2018.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved