Pilpres 2019

Pesan Bawaslu Jatim terkait Nobar Debat Capres 2019 di Jatim

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengingatkan kepada peserta pemilu untuk menjaga kondusivitas di Jawa Timur.

Pesan Bawaslu Jatim terkait Nobar Debat Capres 2019 di Jatim
SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir mendatangi Posko TKD Jatim, Jumat (26/10/2018) di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Posko TKD Jatim menyelenggarakan nobar Debat Capres-Cawapres 2019. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengingatkan kepada peserta pemilu untuk menjaga kondusivitas di Jawa Timur. Termasuk, pada acara nonton bareng (nobar) debat Calon Presiden di Surabaya.

Bawaslu berharap partai politik maupun tim sukses untuk menaati seluruh aturan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan penjelasan Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi, pihaknya membenarkan bahwa telah mendapat pemberitahuan soal adanya nobar oleh Tim Kampanye Daerah pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di Jatim.

"Pemberitahuan yang kami dapat, acara nobar tersebut akan dilaksanakan malam ini," kata Aang kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (17/1/2019).

Sedangkan untuk acara nobar kubu Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Calon Presiden-Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jatim, pihaknya belum mendapat pemberitahuan. "Tidak apa-apa (tidak memberi pemberitahuan). Yang penting, tidak melanggar aturan," katanya.

Satu di antara hal pokok yang dilarang adalah pemberian hadiah (doorprize) kepada peserta acara nonton bareng.

"Kami mengimbau kepada kedua kubu untuk tidak memberikan doorprize dalam bentuk apapun," kata Aang.

Menurutnya, pemberian doorprize tersebut akan masuk dalam kategori money politic. "Sehingga, sanksinya pun cukup berat. Sebab, masuk dalam pidana pemilu," katanya.

Namun, pihaknya tetap memperbolehkan adanya pembagian alat peraga kampanye (apk) sesuai dengan yang telah ditentukan. "Kalau mau makan-makan atau mungkin air mineral, silakan. Serta, tetap menjaga kondusifitas," tegasnya.

"Kami harap massa yang didatangkan tidak melebihi kuota gedung yang menjadi tempat penyelenggaraan. Serta, massa juga harus menjaga ketertiban," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved