Pilpres 2019

Pengamat Politik Ungkap Isu HAM Jadi Hantu bagi Prabowo di Debat Pilpres 2019, Bagaimana Jokowi?

Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, Prabowo paling dirugikan atas ramainya isu HAM.

Pengamat Politik Ungkap Isu HAM Jadi Hantu bagi Prabowo di Debat Pilpres 2019, Bagaimana Jokowi?
Tribun Images
Calon Presiden Prabowo Subianto menyapa tamu sebelum acara Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto dengan tema 'Indonesia Menang' di Plenary Hall JCC, Jakarta, Senin (14/1/2019). Pengamat Politik Ungkap Isu HAM Jadi Hantu bagi Prabowo di Debat Pilpres 2019, Bagaimana Jokowi? 

SURYA.co.id - Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, Prabowo Subianto paling dirugikan atas ramainya isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Adapun isu HAM menjadi salah satu materi dalam Debat pilpres 2019 perdana yang diselenggarakan oleh KPU, Kamis (17/1/2019).

Mengapa Prabowo? Menurut Ujang Komarudin, hal itu lantaran penyelesaian kasus pelanggaran HAM belum juga selesai dan tidak ada peradilan khusus menyelesaikan masalah tersebut.

Prabowo Sebut Klaten Diserbu Beras Impor, Bupati Klaten : Januari 2019 Surplus Beras 131.188 Ton

Prabowo-Sandi Siapkan Materi Debat Pilpres 2019 di Hambalang, Bagaimana Jokowi-Maruf Amin?

Jokowi Simulasi 3 Hal Ini Jelang Debat Pilpres 2019, Dibantu Tina Talisa dan Rizal Mallarangeng

"2014 ketika Prabowo maju, isu HAM muncul, sekarang muncul lagi. Jadi ini ( isu HAM) hantu bagi Prabowo, karena tidak ada peradilan khusus menyelasikan kasus HAM. Ini persoalan," kata Ujang kepada wartawan, Rabu (16/1/2019).

Ujang mengatakan, Pilpres 2019 seperti pertandingan ulang antara Jokowi dan Prabowo pada Pilpres 2014.

Menurut Ujang, baik Jokowi maupun Prabowo pasti sudah punya pemilih loyang masing-masing.

Video dan Foto Hot Vanessa Angel Dikirimkan ke Mucikari Siska Minta Dicarikan Pelanggan

Vanessa Angel Terancam Dipenjara 6 Tahun karena Diduga Langgar UU ITE

Hati Vanessa Angel Campur Aduk, Tertekan dan Trauma Usai Jadi Tersangka Prostitusi Online

Dimas Kanjeng Mantu - Keluar Penjara Dikawal 280 Polisi, Ratusan Pengikut Setia Hadir

Namun, banyak juga masyarakat yang belum menentukan pilihan dalam Pilpres 2019.

"Capres mana yang bisa menarik perhatian masyarakat yang belum menentukan pilihan. Kedua pasangan sama-sama punya peluang merebut suara kelompok ini. Tapi kalau isu HAM terus bergulir, akan sulit bagi Prabowo dalam menaikkan elektabilitasnya," kata Ujang.

"Ini akan jadi beban masa lalu, sekarang, dan masa depan kalau tidak tuntas," tambahnya.

Sementara, Deputi Direktur Riset ELSAM Wahyudi Djafar mengatakan, masalah penuntasan kasus HAM merupakan warisan pemerintahan sebelum Jokowi.

"Selama 10 tahun ada kemandegan penyelesaian kasus kemanusiaan masa lalu," katanya.

Namun, pada 2014, Presiden Jokowi berkomitmen menyelesaian kasus HAM masa lalu.

"Tapi ketika ada simposium 1965, justru berlangsung simposium tandingan. Sehingga inisiatif itu diserang isu komunisme," tegas Wahyudi.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved