Berita Lifestyle

Make Up Natural di Hari Pernikahan? Why Not! Tetap Anggun Meski Tanpa Eyeshadow Warna-Warni

Jika dulu pengantin menggunakan eyeshadow warna-warni, misalnya biru atau warna gelap lainnya, sekarang lebih ke warna kalem

Make Up Natural di Hari Pernikahan? Why Not! Tetap Anggun Meski Tanpa Eyeshadow Warna-Warni
surya/ahmad zaimul haq
Tampilan Wajah Natural by Ariesta Vita 

SURYA.co.id | SURABAYA - Saat pesta pernikahan digelar, sering terdengar pujian untuk sang pengantin perempuan terlihat "manglingi" alias bikin pangling.

Nyatanya kini tren make up pernikahan 2019, lebih ke arah natural, karena dinilai lebih abadi atau timeless.

Make up Artis asal Surabaya, Ariesta Vita mengatakan, make up natural tak pernah membuat bosan.

Terlebih saat menyaksikan kembali momen-momen pernikahan yang diabadikan dalam foto dan video.

"Justru kalau mengikutin tren malah kelihatan jadul. Beberapa tahun pasca pernikahan melihat ulang foto dan video 'wah aku kok ketinggalan jaman banget ya'. Kalau make up natural, nggak akan bosan, manglingin tapi personality orangnya tetap keluar. Jadi di hari pernikahan itu dia versi lebih cantik," jelas Ariesta.

Jika dulu pengantin menggunakan eyeshadow warna-warni, misalnya biru atau warna gelap lainnya, sekarang lebih ke warna kalem seperti coklat muda.

Make up ditambah dengan penggunaan shimmer sesuai jenis kulit pengantin.

Shimmer ini bertugas agar kulit terlihat natural tapi tetap hidup.

"Kita pakai shimmer yang sesuai dengan eyeshadow kadang gold, silver, atau champagne, jarang yang matte karena terlalu polos nggak bagus juga. Penggunaan shimmer seberapa banyak, menyesuaikan jenis kulit apalagi kalau oily. Kalau terlalu dry (kering) atau matte gak segar juga," katanya.

Make up natural lanjut Ariesta tak membuat tampilan wajah jadi sangat bold (tebal), bulu mata cetar, dan pipi merah seperti bekas pukulan.

"Jadi semua natural. Misalnya untuk bagian mata, pengantin nggak bisa pakai softlens, kita tidak akan paksa. Karena semua hal kalau kita bilang bagus, tapi pengantin gak nyaman, ya tidak boleh dipaksa. Makanya perlu test make up supaya nggak miss komunikasi," tambah Ariesta.

Dalam kondisi seperti itu, Ariesta mengaku biasanya mencari alternatif lain, mencari bentuk spesial pada wajah misalnya bibir, agar fitur wajah nggak flat.

"Makanya tes make up penting, karena banyak sekali kesalahpahaman. Pengantin bilang nggak mau pakai up bold, waktu kita aplikasi soft, ternyata warna lipstiknya yang minta soft sementara mata tetap bold. Nah pengertian make up itu relatif berbeda," terangnya.

Sementara untuk pengantin pria, ada dandanan sedikit. Misalnya alisnya diisi, sedikit bedak agar garis rahangnya terlihat, dan merapikan rambut.

"Bukan untuk membentuk alis, tapi meratakan yang gak rata, saya bikin lebih gagah, lalu menegaskan rahang. Bedakan juga supaya nggak terlalu njomplang. Kalau gak mau make up, paling rambut harus distyle yang benar dan rapi," tutupnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved