Berita Surabaya

Kopi Cabai ala Hotel Luminor Jemursari Surabaya ini Cocok Bagi yang Ingin 'Balas Dendam' ke Mantan

Kopi Rasakan Pembalasanku memiliki rasa yang begitu 'menantang', dengan digunakannya cabai rawit sebagai satu di antara komposisi kopi.

Kopi Cabai ala Hotel Luminor Jemursari Surabaya ini Cocok Bagi yang Ingin 'Balas Dendam' ke Mantan
surya/delya octovie
Luminor Hotel Jemursari Surabaya meluncurkan rangkaian menu kopi baru bernama 'Cerita Kita', Kamis (17/1/2019). Kopi ini diberi nama-nama unik, sesuai dengan perasaan yang dirasakan seseorang kala berhadapan dengan cinta. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hotel Luminor Jemursari meluncurkan serangkaian menu kopi, dengan nama dan rasa yang disesuaikan dengan perasaan seseorang ketika dihadapkan dengan cinta, yakni 'Cerita Kita'. Karenanya, masing-masing kopi dibuat dari cerita cinta yang menurut Elgar Gumilang, Public Relations Luminor Hotel Jemursari Surabaya, merupakan kisah yang penuh kejutan di akhirnya.

Dari keenam rasa, yang paling 'berbahaya' adalah Rasakan Pembalasanku. Elgar mengatakan, Rasakan Pembalasanku merupakan rasa akhir dari sebuah kisah cinta yang tidak berakhir bahagia.

"Di mana dari kenal, ada Rasa yang Terpendam, lalu ada Rasa Ingin Memiliki, kemudian jadian, tapi ada masalah, akhirnya menjadi dendam di antara mereka lalu saling berucap dan mengadu, lalu jadi Rasakan Pembalasanku," jelasnya.

Maka dari itu, Rasakan Pembalasanku memiliki rasa yang begitu 'menantang', dengan digunakannya cabai rawit sebagai satu di antara komposisi kopi.

Cabai rawit di ambil ekstraknya hingga menjadi airnya saja, lalu dikreasikan dengan sirup, dan dicampur dengan kopi hitam.

Zakaria, Food and Beverages Manager Luminor Hotel Jemursari Surabaya, menyebut Rasakan Pembalasanku sebagai kopi dengan rasa pedas, namun tetap nyaman dan aman bagi lambung.

"Pedasnya itu kami buat yang aman dan nyaman, karena yang dipakai yang bukan cabainya langsung tapi fermentasinya, dicampur dengan rasa sirup, sehingga rasanya cabainya semakin kuat. Jadi aman untuk dikonsumsi," katanya.

Kopi ini memang memiliki warna paling gelap dan pekat dibanding varian kopi lainnya, seakan menggambarkan seperti apa rupa dendam.

Bau kopi dan cabai juga langsung terasa ketika dihirup.

Apalagi ketika dicicipi, rasa pedas langsung menguasai lidah.

"Sebenarnya kopi seperti ini memang tidak umum, tapi kami ingin punya kopi signature. Ini juga kan berdasarkan perasaan yang kita rasakan, kami ingin membantu pelanggan mengutarakan isi hatinya, makanya kami punya slogan 'Pilih Rasa Kopimu, Ceritakan Asamu," tutup Elgar.

Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved