Berita Pasuruan

Kirab Piala Adipura, Bupati Pasuruan Komitmen Wujudkan Bangil 'Bangkit'

Rute kirab Piala Adipura ini dimulai dari kompleks Gor Raci, dan finish di Alun–alun Bangil.

Kirab Piala Adipura, Bupati Pasuruan Komitmen Wujudkan Bangil 'Bangkit'
surya/galih lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron saat menyapa anak – anak sekolah yang menyambutnya dalam kirab atau arak-arakan Piala Adipura. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Piala Adipura yang baru saja diterima Kabupaten Pasuruan diarak keliling Bangil, Ibu Kota Kabupaten Pasuruan, Rabu (16/1/2018) pagi.

Piala bergengsi ini dipamerkan kepada masyarakat Pasuruan. Rute kirab ini dimulai dari kompleks Gor Raci, dan finish di alun – alun Bangil.

Dalam kirab ini, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang memimpin langsung iring – iringan.

Ia mengendarai mobil terbuka bernopol AD 1 PURA didampingi Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron.
Bupati menyetir mobil, dan wabup memegang Piala Adipura sepanjang pawai.

Di belakang mobil Bupati dan Wabup, banyak rombongan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Laskar Maslahat.

Di Alun – alun Bangil, ada sedikit seremonial tumpengan untuk mensyukuri keberhasilan Kabupaten Pasuruan dalam mempertahankan Piala Adipura tahun ini.

Tak hanya itu, Bupati Pasuruan juga memberikan bantuan kendaraan operasional untuk mengangkut sampah kepada Laskar Mashalahat yang selama ini sudah berkontribusi untuk kebersihan Kabupaten Pasuruan.

Kepada SURYA.co.id, Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan, mengaku sangat bersyukur bisa mempertahankan Piala adipura untuk tahun 2018.

Kata dia, hasil ini tak lepas dari kerja keras semua pihak, mulai dari petugas kebersihan, pemerintah daerah, alim ulama beserta tokoh masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat yang sangat peduli akan kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras kita semua yang sama-sama berkomitmen untuk menciptakan Bangil sebagai wilayah yang bersih dan tertata, termasuk di kecamatan lain se-Kabupaten Pasuruan,” kata Irsyad, sesaat setelah menerima penghargaan.

Gus Irsyad mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menyatukan tekad untuk terus membangun Predikat Bangil sebagai salah satu Kota Kecil Terbersih di Indonesia, tetap berada di genggaman.

Selain itu, Ia juga mengajak masyarakat untuk terus membangun dan mewujudkan Bangil Bangkit.

Bangkit adalah kepanjangan dari bersih, indah, kemilau, dan tertib.

“Mempertahankan sebuah pencapaian itu lebih susah daripada untuk meraihnya. Sama seperti Adipura ini yang terus bisa kita pertahankan tiga tahun berturut-turut tanpa putus. Piala Adipura yang kita terima ini adalah persembahan kami untuk semua orang, semua pihak yang ikut berpartisipasi, mulai dari anggota Laskar Maslahat yakni para petugas kebersihan hingga seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan," terangnya.

Plt Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menambahkan, untuk dapat mempertahankan Piala Adipura tahun 2018, ada beberapa penilaian yang harus dilewati agar bisa memperoleh piala Adipura tersebut.
Mulai penilaian fisik, non fisik, hingga paparan langsung oleh Kepala Daerah.

Untuk fisik, fokus penilaian adalah pengelolaan sampah seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Reuse, Reduce and Recycle (3R), penataan Kawasan Pemukiman, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

Selain itu, kata dia, ada Bank Sampah hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain itu, kebersihan kota juga menjadi perhatian para penilai, mulai dari saluran terbuka, jalan sampai dengan ruang terbuka hijau (RTH).

“Penilaiannya banyak, mulai dari kebersihan, pertamanan, penataan kawasan perumahan, pasar, TPA, Bank Sampah, kawasan public, RTH dan lain sebagainya,” urainya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved