Berita Kediri

Warung Tempat Puluhan Pelajar Kediri Bolos Massal Diberi Peringatan, Ini Sebabnya

Petugas Satpol PP Kota Kediri telah memberikan sosialisasikan dan peringatan kepada pemilik warung Pandanwangi

Warung Tempat Puluhan Pelajar Kediri Bolos Massal Diberi Peringatan, Ini Sebabnya
surya/didik mashudi
Pelajar yang terjaring razia membolos rambutnya dipangkas dan dirapikan oleh petugas Satpol PP Kota Kediri, Senin (14/1/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Petugas Satpol PP Kota Kediri telah memberikan sosialisasikan dan peringatan kepada pemilik warung Pandanwangi di Jl Pinang, Kelurahan Blabak, Kota Kediri. Masalahnya pemilik warung membiarkan 23 pelajar cangkruan saat jam pelajaran sekolah.

"Petugas telah memberikan imbauan langsung agar tidak memperbolehkan pelajar yang masih berpakaian seragam ke warung baik saat jam pelajaran sekolah maupun di luar jam sekolah," ungkap Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri, Senin (14/1/2019).

Warung Pandawangi sebelumnya telah digunakan 23 pelajar membolos massal. Pelajar yang membolos ini mulai pelajar SMP, SMA dan Madrasah Aliyah (MA) swasta yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri.

Selama ini warung Pandanwangi memang menjadi lokasi favorit bagi pelajar untuk nongkrong, sehingga menjadi jujukan pelajar saat mereka membolos.

Apalagi tempatnya juga disiapkan gazebo dilengkapi dengan sarana wifi. Kelompok pelajar yang membolos ini saat perugas datang sedang lesehan di gazebo.

Bolos Sekolah, Puluhan Pelajar Kota Kediri Diciduk Satpol PP

Sementara pembinaan terhadap 23 pelajar yang terjaring razia Satpol PP dilakukan dengan penyuluhan.

Upaya yang sama juga dilakukan oleh guru BP dan guru kelas sekolahnya yang didatangkan ke Kantor Satpol PP Kota Kediri.

Malahan 23 pelajar yang terjaring razia juga diminta untuk melakukan upacara bendera di halaman Kantor Satpol PP Kota Kediri.

Bagi pelajar pria yang rambutnya panjang serta di cat merah juga dipangkas serta dirapikan oleh petugas Satpol PP.

Selanjutnya para pelajar itu diminta untuk dijemput guru dan orangtua atau walinya.

Sebelumnya pelajar yang terjaring razia telah membuat surat pernyataan apabila terjaring razia kembali sanggup dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Nur Khamid menjelaskan, pengelola warung sebenarnya sudah diberi peringatan bagi yang berseragam sekolah dilarang masuk. Malahan peringatan berupa stiker telah dipasang di areal warung.

Diberitakan sebelumnya, 23 pelajar SMP, SMA dan MA terjaring razia petugas karena membolos massal di Warung Pandanwangi, Kelurahan Blabak, Kota Kediri.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved