Berita Entertainment

Sutradara Sinetron Keluarga Cemara Edward Pesta Sirait Wafat, Ini Daftar Film yang Disutradarai

Sutradara pertama sinetron Keluarga Cemara Edward Pesta Sirait wafat pada Sabtu (12/1/2019) sore pukul 17.58 WIB

Sutradara Sinetron Keluarga Cemara Edward Pesta Sirait Wafat, Ini Daftar Film yang Disutradarai
Kompas.com/Ira Gita Natalia
Sutradara pertama sinetron Keluarga Cemara Edward Pesta Sirait wafat 

SURYA.co.id - Kabar duka menyelimuti dunia perfilman Indonesia, sutradara film Edward Pesta Sirait wafat pada Sabtu (12/1/2019) sore pukul 17.58 WIB.

Edward Pesta Sirait telah banyak memberikan karyanya di dunia perfilman Indonesia, satu diantaranya adalah sinetron Keluarga Cemara.

Karya lain yang lahir dari tangan Edward Pesta Sirait adalah Joshua Oh Joshua (2001), Gadis Penakluk (1980), Sang Guru (1981), dan masih banyak lainnya.

Edward Pesta Sirait meninggal di usia 76 tahun. Ia sempat mengidap penyakit diabetes selama 40 tahun.

"Dia itu kena diabetes udah 40 tahun tapi dia diabetes yang kering. Nah terus waktu itu dia mulai luka bernanah gitu, awalnya diobatin biasa aja ternyata bernanah karena direndam air sama Papa," kata Fransiska, putri pertama Eduard seperti dikutip dari Kompas.com.

Lirik Lagu Harta Berharga Soundtrack Film Keluarga Cemara yang Rilis di Bioskop Pada 3 Januari 2019

Kabar Pemeran 3 Anak Abah & Emak di Sinetron Keluarga Cemara Tahun 90-an, Ada yang Jadi Banker

Sinopsis Film Keluarga Cemara yang Tayang di Bioskop Hari ini 3 Januari 2019, Diwarnai Hujan Tangis

Sebelum meninggal dunia, Edward Pesta Sirait sempat masuk rumah sakit dan menjalani operasi.

"Papa sempat di rumah sakit jadi waktu hari Kamis (3/1/2019) itu dia masuk (rumah sakit) karena gulanya udah tinggi," tutur Fransiska.

"Diturunin sampai 170, nah baru Sabtu jam 12 dioperasi terus empat jam kemudian pindah ke kamar kelas 2 nah disitu dia masih segar, terus dokternya juga bilang ini si bapak selama operasi ngajak ngobrol mulu, kan operasinya setengah badan, gitu," lanjutnya.

Satu minggu kemudian, Edward Pesta Sirait juga menjalani cuci darah, hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.

"Sabtu (12/1/2019) cuci darah jam 10 pagi sampai jam satu siang, terus jam 5 lewat tiba-tiba monitornya berubah udah kita dipanggil semua masuk ke dalam, dokter pakai alat pacu jantung, udah lewat," ujar Fransiska.

Halaman
123
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved