Berita Tulungagung

Polisi Gelar Perkara Guna Tentukan Status Hukum Siswi yang Bunuh Bayi Anaknya di Tulungagung

Polisi Gelar Perkara Guna Tentukan Status Hukum Siswi yang Bunuh Bayi Anaknya di Tulungagung

Polisi Gelar Perkara Guna Tentukan Status Hukum Siswi yang Bunuh Bayi Anaknya di Tulungagung
Istimewa
Anggota Unit Inafis Polres Tulungagung melakukan olah TKP di toilet Puskesmas Kauman. Polisi Gelar Perkara Guna Tentukan Status Hukum Siswi yang Bunuh Bayi Anaknya di Tulungagung 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG -  Polisi telah melakukan otopsi terharap jasad bayi yang dibunuh oleh terduga ibunya, Kiki (16), nama samaran yang merupakan seorang sisiwi di Tulungagung.

Hasilnya, bayi dengan panjang 49 sentimeter dan berat 2,8 kilogram itu diketahui dicekik hingga mengakibatkan mati lemas.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Hendro Tri Wahyono menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan gelar perkara hari ini, Senin (14/1/2019).

Gelar perkara ini untuk memutuskan status hukum dari terduga pelaku.

“Bisa saja terduga pelaku statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka. Lebih lengkapnya akan kami sampaikan selepas gelar perkara,” terang Hendro.

Hendro menambahkan, pihaknya berhati-hati dalam menangani perkara ini, karena Kiki masih anak-anak.

Penyidik akan tetap mengedepankan hak anak, seperti dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.

Namun Hendro tidak berani memastikan, apakah perkara ini bisa diversi atau tidak.

“Tetap kami perlakukan sebagai anak. Hak-hak dia sebagai anak tetap diperhatikan,” ujar Hendro.

Lebih jauh Hendro mengungkapkan, pihaknya telah meminta keterangan Kiki.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved