Berita Madiun

Kronologi Penggerebekan Wanita Foto Model Terlibat Prostitusi Online di Madiun, Ini Kata Polisi

Kronologi Penggerebekan Wanita Foto Model Terlibat Prostitusi Online di Madiun, Ini Kata Polisi

Kronologi Penggerebekan Wanita Foto Model Terlibat Prostitusi Online di Madiun, Ini Kata Polisi
Surabaya.Tribunnews.com/Rahadian Bagus
Caption : Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota mengamankan seorang foto model yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi online.  Kronologi Penggerebekan Wanita Foto Model Terlibat Prostitusi Online di Madiun, Ini Kata Polisi 

SURYA.co.id|MADIUN - Tiga wanita digerebek oleh petugas Satreskrim Polres Madiun Kota saat berada di hotel Hotel Kartika Abadi Kota Madiun, Minggu (13/1/2019) malam. Dua dari tiga wanita itu berprofsi sebagai foto model dan digerebek lantaran terlibat prostitusi online.

Dua wanita foto model dan seorang yang digerebek terkait prostitusi nline berinisial AN, PT, dan EL. Mereka digerebek polisi saat hendak berhubngan badan dengan pria yang memesan jasanya.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Madiun Kota, Ipda Christian Tangketasik menjelaskan kronpologi pengungkapan praktik prostitusionline yang melibatkan wanita foto model.

Polisi, kata Chistian, awalnya mendapat informasi adanya  praktik  prostitusi online. Selanjutnya petugas melakukan pengintaian sejak pukul 19.00 WIB. 

Kemudian, petugas menggerebek dua dari tiga pasangan mesum yang ditangkap. Kedua pasangan itu sedang berada di kamar 101 dan 102, Hotel Kartika Abadi.

Sedangkan satu pasangan lain, ditangkap di hotel yang sama saat hendak masuk kamar.

Saat digerebek, kedua pasangan mesum itu sedang bersantai di tempat tidur hotel. Mereka langsung digelandang petugas masuk ke mobil dan dibawa ke Mapolres Madiun Kota untuk menjalani pemeriksaan.

Christian menuturkan selain menangkap tiga pasangan mesum ini, petugas juga menangkap seorang pria yang diduga sebagai mucikari, berinisial GL.

"Saat ini masih sebagai saksi. Semua masih diperiksa," kata Ipda Christian Tangketasik, kepada wartawan, Minggu (13/1/2019) malam.

GL beserta tiga perempuan masih ditahan di Mapolres Madiun Kota untuk menjalani pemeriksaan. Pihak kepolisian masih mendalami dan menyelidiki lebih lanjut, apakah ada jaringan yang terlibat dalam prostitusi yang melibatkan media sosial ini.

"Mucikari berinisial GL. Akan kami kenakan UU Human Traficking dan UU ITE," katanya.

Christian, menambahkan, ketiga perempuan itu menjajakan dirinya lewat Facebook dengan memajang foto-foto seksi dan membuka obrolan melalui chating. Kemudian dilanjutkan saling bertukar nomor handphone dan komunikasi dilanjut melalui sambungan seluler.

"Jadi, mereka transaksinya melalui media sosial Facebook, " kata Christian.

Saat ini, polisi masih memburu mucikari utama yang diduga sebagai penyedia jasa prostitusi melalui media sosial.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved