Single Focus

Jembatan Suroboyo masih Ditutup, Wisata Tak Berkembang

Infrakstuktur ikon wisata Jembatan Suroboyo hingga kini masih ditutup tanpa sebab oleh Pemkot Surabaya

Jembatan Suroboyo masih Ditutup, Wisata Tak Berkembang
surya.co.id/ahmad zaimul haq
DITUTUP - Jembatan Suroboyo yang ditutup untuk umum difoto, Senin (14/1/2019). Jembatan ikonik yang dibangun dengan anggaran Rp 200 miliar untuk menambah ikon wisata Surabaya dan harapannya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di kampung nelayan itu ditutup sejak pertengahan tahun lalu. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Infrakstuktur ikon wisata Jembatan Suroboyo hingga kini masih ditutup tanpa sebab oleh Pemkot Surabaya.  Sejak pertengahan tahun 2018 lalu, Jembatan Suroboyo ditutup aksesnya dan tidak bisa dilintasi bebas oleh wisatawan.

Padahal sejak awal, alasan pendirian jembatan ini adalah untuk menarik minat wisatawan untuk datang ke kawasan pesisir Suroboyo di Kenjeran - Bulak.

Jembatan ikonik ini dibangun dengan anggaran Rp 200 miliar untuk menambah ikon wisata Surabaya dan harapannya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di kampung nelayan.

Namun nyatanya saat ini, yang terjadi justru sebaliknya. Jembatan sepanjang 800 meter ini justru ditutup aksesnya dan melarang untuk kendaraan roda dua, roda empat untuk melintas. Yang akhirnya membuat banyak wisatawan kecewa dan kecele saat ingin melintas dan hunting foto di Jembatan Suroboyo

Hal ini begitu membawa kecewa warga di kawasan wisata Jembatan Suroboyo dan juga Taman Suroboyo. 

"Kalau hari-hari nggak dibuka. Banyak yang balik, kasihan kami sepi dagangannya, padahal dulu pas baru dibuka ramai sekali,  jadi masih ada yang mampir ke sini,  ke sentra ikan bulak,  kalau skearang hari biasa malah lebih sepi," kata Marfuah,  Senin (14/1/2019).

Wanita yang juga pedagang keliling ini mengaku bahwa kawasan Kenjeran-Bulak tidak berkembang. Harusnya kawasan wisata tidak ada batasan operasional buka tutupnya apalagi jembatan Suroboyo. 

"Pertunjukannya saja sudah tidak setiap hari, ini mau lewat jembatannya saja juga dibatasi saya sendiri nggak paham rencananya Pemkot.  Padahal katanya mau bikin kami orang kecil ini sejahtera," ucapnya. 

Senada, kondisi di Sentra Ikan Bulak sendiri juga semakin sepi.  Berdasarkan pantauan Surya, sentra kuliner di lantai dua juga semakin sepi tidak ada peminat.  Sedangkan di Jembatan Suroboyo beberapa kali ada mobil yang berhenti di depan barier penutup jembatan,  namun lalu kembali lantaran tidak dibolehkan melintas.

"Mau foto-foto aja sebenarnya. Di instagram kan banyak yang bagus-bagus. Saya datang dari Gresik, sama keluarga. Tapi kok ditutup ya, apa mungkin hanya weekend saja bukanya,  sayang sekali," kata Narendra Lukman, salah satu wisatawan yang kecele.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved