Single Focus

Destinasi Wisata Baru Kota Surabaya di Bulak Kenjeran: Minat Investasi? Pemkot Buka Kesempatan

Membangun kota Surabaya dengan memanfaatkan CSR, Kepala Bappeko Eri Cahyadi mengatakan, kesempatan itu sangat terbuka.

Destinasi Wisata Baru Kota Surabaya di Bulak Kenjeran: Minat Investasi? Pemkot Buka Kesempatan
surya.co.id/ahmad zaimul haq
WISATA BAHARI - Kampung nelayan di kawasan Bulak, Kenjeran, Kamis (10/1). Pemkot Surabaya berencana memoles kawasan Surabaya Utara menjadi wisata bahari. Tahun 2019 ini akan ada dua spot wisata yang akan ditambah di kawasan Kenjeran-Bulak, yaitu wahana wisat cable car (kereta gantung) dan juga spot ikon wisata patung Suroboyo berukuran besar setinggi 25 meter. 

MEMBANGUN Kota Surabaya dengan memanfaatkan CSR, Kepala Bappeko Eri Cahyadi mengatakan, kesempatan itu sangat terbuka. Jika ada pengusaha yang ingin membangun dengan melihat perencanaan Pemkot, tentu akan diterima.

"Prinsipnya CSR ini sama-sama menguntungkan. Jika kawasan ini berkembang, properti di wilayah itu juga otomatis berkembang dan harganya akan meroket, investasi di sana juga meningkat," ujar Eri.

Jika pengusaha atau investor ada yang mengajukan izin usaha, ada aturan Pemkot yang mengatur bahwa investasi apapun di Surabaya prinsipnya harus membawa manfaat pada warga sekitar.

"Entah dari tenaga bangunan atau tenaga kerja saat bangunan itu selesai dikerjakan," ucap Eri.
Sehingga, harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan warga Surabaya.

Kepala Bidang Fisik Sarana dan Prasarana Bappeko Surabaya, Dewi Soeryawati menambahkan, pihak swasta sengaja dilibatkan dalam proyek investasi Pemkot di kawasan utara.

"Tetapi sistemnya bukan lalu mewajibkan, tidak. Terapi biasanya memang mereka menawarkan. Lalu kami menyampaikan ada perencanaan di titik tertentu. Kalau setuju maka mereka bisa langsung mewujudkan dalam bentuk sumbangan CSR itu," kata Dewi, Minggu (13/1/2019).

Seperti wahana wisata kereta gantung, ikon Patung Suro Boyo di Taman Suroboyo yang sedang dikebut, juga didanai dengan nol APBD atau dari CSR pihak swasta.

Patung setinggi 25 meter ini dibangun dengan dana Rp 3 miliar oleh PT Pelindo III, yang lama direncanakan Pemkot Surabaya.

Targetnya, sebelum Maret 2019 patung ikon Surabaya terbesar itu harus sudah jadi dan bisa dijadikan daya tarik wisata Sunrise of Bulak di Kecamatan Bulak, yang merupakan kawasan pengembangan wisata bahari Kenjeran-Bulak.

Patung ini nantinya terintegrasi dengan Sentra Ikan Bulak (SIB) dan Taman Suroboyo. Harapannya, bisa menjadi spot foto dan magnet wisatawan agar mau datang ke Kenjeran-Bulak.

Bukan hanya datang dan foto di depan patung, namun mengunjungi wisata kuliner SIB atau ke Jembatan Suroboyo dan belanja di pasar ikan asap.

Dengan begitu, potensi wisata yang dikembangkan bisa membawa dampak ekonomi riil bagi warga Surabaya di kawasan utara. (fz)

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved