Lapor Cak

Warga Kendalsari Surabaya Manfaatkan Lahan Kosong Dekat Makam Untuk Lapangan Voli

Lahan kosong di sisi barat makam itu memang telah diubah menjadi lapangan voli. Permukaan tanah sudah dihaluskan dan dibersihkan dari rumput.

Warga Kendalsari Surabaya Manfaatkan Lahan Kosong Dekat Makam Untuk Lapangan Voli
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Warga bermain bola volly di area makam Kampung Kendalsari Surabaya, Minggu (13/1/2019). Lapangan ini merupakan lapangan sementara hasil swadaya warga dengan ijin pihak RW setempat. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga kampung Kendalsari, Kelurahan Penjaringan, Rungkut setahun terakhir memiliki aktivitas baru setiap sore. Yaitu mengunjungi makam kampung, bukan untuk berziarah tetapi untuk bermain voli.

Lahan kosong di sisi barat makam itu memang telah diubah menjadi lapangan voli. Permukaan tanah sudah dihaluskan dan dibersihkan dari rumput.

Jaring juga dipasang sebagai pembatas lapangan dengan makam. Lengkap dengan net di tengah lapangan. Setiap sore hingga petang warga mulai bermain voli di lapangan tersebut.

Imam Santoso, warga kampung Wonorejo mengungkapkan sering ikut latihan voli dengan klub kampungnya di lapangan ini. Pasalnya hanya lapangan di sini yang memiliki ukuran memadai.

"Kami sering latihan bareng dengan klub kampung Kendalsari, kadang sering sparing dengan klub lain,"ungkap pengawai swasta ini.

Tak hanya para pemain voli yang memakai lapangan ini, tak jarang anak-anak juga ikut latihan di lapangan makam ini.

"Hampir tiap hari kami latihan setiap sore, kecuali saat Kamis karena banyak yang ziarah,"ujarnya.

Ia dan teman-temannya juga kerap menyisihkan uang kas untuk perawatan lapangan. Hanya saja karena merupakan fasum makam, maka lapangan tidak bisa dibuat menjadi lebih baik kondisinya.

"Kalau bisa di cor pasti sudah di cor dari dulu. Tapi izin dari RW dulu memang hanya dipakai lapangan sederhana begini,"ungkapnya.

Namun, Imam dan kawan-kawannya sudah cukup bersyukur bisa menggunakan lapangan yang berada dekat dengan kampungnya. Karena sebelumnya mereka harus menyewa lapangan yang cukup jauh lokasinya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved