Berita Mojokerto

Terlibat Penimbunan Solar Bersubsidi, SPBU di Jombang Disegel Oleh Polisi Mojokerto

Polres Mojokerto menyegel sebuah SPBU di Mojowarno, Jombang, yang sejumlah karyawannya diduga terlibat penimbunan solar oleh Sugiyanto, warga Sooko.

Terlibat Penimbunan Solar Bersubsidi, SPBU di Jombang Disegel Oleh Polisi Mojokerto
SURYA.co.id/DANENDRA KUSUMAWARDHANA
Polres Mojokerto menunjukkan timbunan solar bersubsidi, Rabu (19/12/2018) silam. Dalam penyidikan selanjutnya, polisi menyegel SPBU di Jombang yagn diduga terlibat dalam kejahatan ini. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kasus penimbunan BBM bersubsidi jenis solar terus dikembangkan pihak kepolisian Polres Mojokerto. Baru-baru ini, salah satu SPBU yang berada di Mojowarno, Jombang akhirnya disegel.

Pengembangan kasus ini berdasarkan pengakuan tersangka Sugianto (28) warga Desa Karangkedawang, Sooko, Kabupaten Mojokerto, dia mengaku mengumpulkan solar bersubsidi dari beberapa SPBU.

Untuk melancarkan pembelian BBM solar bersubsidi dalam jumlah besar, rupanya tersangka Sugianto memberikan uang tip untuk 14 karyawan SPBU Mojowarno, Jombang.

Belasan karyawan tersebut terdiri dari 12 operator dan 2 pengawas.

"Petugas operator mendapatkan uang tips Rp 100 ribu setiap 1.000 liter solar yang dibeli tersangka. Sedang untuk petugas pengawas setiap pekannya mendapatkan Rp 500 ribu," ujar Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery, Minggu (13/1).

Fery mengatakan, Meski telah mempermudah pembelian solar bersubsidi serta mendapatkan uang tips dari tersangka, 14 belas karyawan tersebut masih berstatus sebagai saksi. Pihaknya baru akan mengganti status karyawan menjadi tersangka usai perkara digelar dalam waktu dekat ini.

"kami fokus dulu untuk menuntaskan berkas penyidikan tersangka Sugianto dan Wachid agar bisa kami limpahkan segera ke Kejaksaan," katanya. 

Dari bukti-bukti yang didapat yakni struk pembelian tersangka beserta anak buahnya SPBU yang berada di Mojowarno tersebut menjadi tempat tersangka Sugianto membeli solar bersubsidi.

Pembelian solar bersubsidi yang dilakukan Sugianto diduga melibatkan belasan karyawan SPBU. Pasalnya, Sugianto dengan mudah mendapatkan solar bersubsidi dengan jumlah besar yakni 5 ribu liter setiap harinya.

Sebenarnya 14 karyawan tersebut sudah mengetahui jika di dalam bak truk Sugianto terdapat tangki penyimpan BBM. Meski begitu, mereka tetap melayani pembelian Sugianto.

Halaman
123
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved