Berita Bangkalan Madura

Mahasiswa KKN UTM Madura Sulap Batang Bambu Jadi Miniatur Jembatan Suramadu, begini Bentuknya

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 08 Tamatik Mandiri Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memberikan pelatihan membuat kerajinan.

Mahasiswa KKN UTM Madura Sulap Batang Bambu Jadi Miniatur Jembatan Suramadu, begini Bentuknya
surya.co.id/ahmad faisol
Mahasiswa KKN UTM dan warga Desa Petapan Kecamatan Labang memperlihatkan miniatur jembatan Suramadu karya mereka di Balai Desa setempat, Minggu (13/1/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 08 Tamatik Mandiri Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memberikan pelatihan membuat kerajinan berbahan dasar batang bambu di Desa Petapan Kecamatan Labang.

Program KKN yang berlangsung sejak tanggal 26 Desember 2018 hingga 25 januari 2019 di Dusun Keramat, Dusun Perombasan, dan Dusun Sumber itu melibatkan 15 mahasiswa dari berbagai fakultas.

Koordinator Desa Kelompok KKN 08 Achmad Rio Anditya mengungkapkan, gagasan awal memilih batang bambu sebagai bahan kerajinan lantaran di Desa Petapan dijumpai banyak pohon bambu.

"Pelatihan membuat kerajinan berbahan batang bambu sesuai dengan tema kami, 'Pengembangan SDM dan Potensi Desa melalui Karang Taruna," ungkap Rio kepada Surya, Minggu (13/1/2019).

Ia menjelaskan, melimpahnya bahan dasar bambu akan lebih bermanfaat jika dipadukan dengan kreativitas sehingga menjadi barang kerajinan-kerajinan unik yang bernilai ekonomis.

"Ada kerjinan miniatur Jembatan Suramadu dan beragam model cover hias untuk lampu dinding yang bisa meningkatkan pundi-pundi penghasilan masyarakat," jelasnya.

Banyaknya bambu yang ada di Desa Petapan kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan, menjadi gagasan bagi kelompok KKN 08 untuk mengola bambu menjadi sebuah kerajinan yang memiliki nilai jual.

Desa Petapan merupakan salah satu desa di Kecamatan Labang yang berdekatan dengan akses menuju Jembatan Suramadu.

Karena itu, lanjut Rio, kerajinan tangan berbahan batang bambu berpotensi menjadi produk unggulan yang bisa diperkenalkan kepada masyarakat secara luas.

“Bambu yang begitu banyak di Desa petapan menjadi daya tarik untuk program unggulan dan menjadi tujuan program kerja kami," pungkasnya.

Ny Marsi’ah, warga setempat merasa terbantu dengan adanya pelatihan kerajian bambu yang dilaksanakan oleh kelompok KKN 08.

"Membuat miniatur jembatan Suramadu atau lampion untuk lampu tidur dari bambu ternyata mudah," singkatnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved